Pendidikan

Sistem Belajar Unik SMA Islam Ranu Harapan Antar Siswa Tembus SNBP 2026

SMA Islam Ranu Harapan

MAKASSAR, Teotoar.id — Kabar membanggakan datang dari SMA Islam Ranu Harapan Makassar.

Di tengah ketatnya persaingan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sekolah ini berhasil meloloskan empat dari lima siswanya ke perguruan tinggi negeri (PTN) favorit.

Salah satu siswa yang berhasil adalah Keyziyah Saqiyah Shalsabilah, yang diterima di Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok (S1) Universitas Hasanuddin.

Di balik capaian tersebut, terdapat peran besar sistem pendidikan yang diterapkan di sekolah.

Orang tua Keyziyah, Mismaya Al Khaerat, mengungkapkan bahwa keberhasilan putrinya tidak lepas dari metode pembelajaran yang diterapkan secara konsisten selama tiga tahun terakhir.

Menurutnya, suasana kekeluargaan antara siswa dan guru menjadi salah satu keunggulan utama di SMA Islam Ranu Harapan.

Sejak jenjang SMP, Keyziyah telah merasakan pendekatan pendidikan yang tidak hanya menekankan akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan spiritual.

“Masuk pagi salat Dhuha dan mengaji sampai jam 10 pagi. Selain pendidikan umum, ada juga program tahfidz yang menyenangkan,” ujar Mismaya.

Ia juga menyoroti kedekatan antara tenaga pengajar dan siswa. Para guru yang relatif muda dinilai mampu membangun hubungan layaknya teman, sehingga memudahkan komunikasi dengan para siswa yang berada di usia remaja.

“Para pengajar itu akrab, mereka menjadi teman bagi anak-anak. Kadang mereka hang out bersama. Sebagai orang tua, saya sangat terbantu karena anak-anak kadang lebih mendengar nasihat guru yang mereka anggap seperti teman,” tuturnya.

Salah satu inovasi yang dianggap efektif adalah kebijakan khusus setiap hari Rabu. Pada hari tersebut, siswa tidak dibebani dengan pelajaran umum, melainkan difokuskan untuk persiapan menghadapi ujian masuk perguruan tinggi.

“Di hari Rabu anak-anak fokus untuk kesiapan ujian masuk PTN, jadi tidak perlu lagi ikut bimbingan belajar di luar,” jelasnya.

Metode ini dinilai mampu mengoptimalkan waktu belajar sekaligus mengurangi beban biaya tambahan bagi orang tua.

Selain itu, pengajar dapat memantau perkembangan siswa secara lebih intensif karena seluruh proses pembelajaran terpusat di sekolah.

Keberhasilan Keyziyah lolos ke Unhas melalui jalur SNBP menjadi bukti bahwa pendekatan pendidikan yang terstruktur, humanis, dan terintegrasi mampu menghasilkan prestasi optimal.

“Siswa sudah intensif belajar di sekolah, dan pengajarnya sangat memperhatikan perkembangan mereka. Ini tentu sangat menyenangkan bagi kami sebagai orang tua,” pungkas Mismaya.

Diketahui, Keyziyah merupakan satu dari empat siswa SMA Islam Ranu Harapan Makassar yang berhasil menembus PTN melalui jalur SNBP tahun 2026.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI
Tags: Ranu School

BERITA TERKAIT

Golkar Sulsel Tebar 6 Sapi Kurban, Diingatkan Tak Sekadar Seremonial

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Golkar Sulawesi Selatan menyiapkan enam ekor sapi untuk disembelih pada momentum…

13 menit ago

Tebar 45 Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ridwan A. Wittiri, memanfaatkan momentum Hari…

1 jam ago

Wali Kota Makassar Soroti Polemik Paskibraka 2026, Minta Seleksi Transparan dan Objektif

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, angkat bicara terkait polemik seleksi calon Pasukan…

1 jam ago

Menjaga Momentum “Macan Ekonomi” Sulsel: Di Balik Gerakan “Ngibar” Sensus Ekonomi Sidrap

SIDRAP, TROTOAR.ID — Suasana Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 Kantor Bupati Sidenreng Rappang, Senin pagi,…

4 jam ago

Sultan Tajang Tinjau Proyek Jalan Multiyears di Wajo, Tekankan Pengawasan Ketat APBD

WAJO, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Sultan Tajang, meninjau langsung pelaksanaan proyek pembangunan di…

5 jam ago

PDAM Makassar Siaga 24 Jam, Benahi Pipa dan Tambah Suplai Atasi Krisis Air di Kerung-Kerung

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Air Minum (PDAM) terus bergerak cepat menangani…

5 jam ago

This website uses cookies.