Pemkot Makassar

Lewat Syawalan, Appi Ajak Muhammadiyah Ambil Peran Strategis Bangun Makassar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 12 April 2026 14:30

Lewat Syawalan, Appi Ajak Muhammadiyah Ambil Peran Strategis Bangun Makassar

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin terus mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan Muhammadiyah dalam pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Munafri, yang akrab disapa Appi, saat menghadiri kegiatan Syawalan 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar di Gedung BBPMP Sulsel, Jalan AP Pettarani, Minggu (12/4/2026).

Dalam sambutannya, Appi menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah yang dinilai konsisten berperan aktif dalam mendukung pembangunan Kota Makassar di berbagai sektor.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan kota yang berkelanjutan.

“Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah kota dan Muhammadiyah untuk bersama-sama membangun Makassar,” ujarnya.

Appi menilai Muhammadiyah merupakan salah satu elemen strategis yang memiliki jaringan luas dan sumber daya yang mumpuni, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Di bidang pendidikan, ia mendorong agar sekolah-sekolah Muhammadiyah tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

Pemerintah Kota Makassar, kata dia, juga membuka peluang kerja sama agar siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri dapat diarahkan ke sekolah Muhammadiyah dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah.

“Ini bagian dari upaya menjaga kualitas pendidikan di Kota Makassar,” jelasnya.

Selain pendidikan, Appi juga menyoroti persoalan sampah yang saat ini mencapai sekitar 1.000 ton per hari di Kota Makassar.

Ia mengajak Muhammadiyah untuk turut mengambil peran dalam edukasi dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi bagi warga.

Ia mencontohkan, sampah plastik yang dipilah memiliki nilai jual, sementara sampah organik dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi pertanian.

Pemerintah Kota Makassar juga telah mengembangkan sistem pengolahan sampah berbasis rumah tangga, termasuk pemanfaatan maggot sebagai pengurai sampah organik yang terintegrasi dengan program urban farming.

Appi bahkan mengusulkan agar kader Muhammadiyah dapat membina minimal dua lorong sebagai percontohan pengelolaan sampah terpadu yang berdampak langsung pada ketahanan pangan masyarakat.

“Dari sampah menjadi maggot, lalu menjadi pakan ternak, hingga menjadi pupuk untuk urban farming. Ini sistem yang saling terhubung dan memberi manfaat ekonomi,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kota Makassar saat ini tengah mendapatkan peluang investasi besar melalui proyek pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah dengan nilai mencapai Rp3 triliun.

Menurutnya, proyek tersebut menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menutup sambutannya, Appi menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Tidak ada yang bisa berjalan sendiri tanpa kolaborasi,” pungkasnya. (*)

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen16 April 2026 16:26
Sekwan Sulsel Klarifikasi Isu Belanja Rumah Tangga Pimpinan DPRD
MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkait sorotan publik atas belanja rumah tangga pimpinan D...
Politik16 April 2026 16:19
Musda Golkar Sulsel Memanas, Sejumlah Nama Kuat Berebut Kursi Ketua
MAKASSAR, Trotoar.id  — Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026 mulai meman...
Parlemen16 April 2026 16:08
Raker Perdana IPSI Makassar, Ketua Tekankan Soliditas dan Inovasi Program
MAKASSAR, Trotoar.id — Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar menggelar rapat kerja (Raker) perdana kepengurusan di Hotel Grand Imawan, ...
Parlemen16 April 2026 16:04
DPRD Makassar Soroti Akta Kematian, Kunci Validitas Data Pemilih
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyoroti pentingnya pengurusan akta kematian sebagai bagian krusial dal...