Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Randis Baru

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 15 April 2026 17:05

Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Randis Baru

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil langkah tegas dalam pengelolaan anggaran daerah dengan menolak pengadaan kendaraan dinas (randis) baru untuk tahun 2026.

Di tengah tren sejumlah daerah yang masih melakukan pembaruan fasilitas jabatan, Munafri justru memilih mempertahankan penggunaan kendaraan dinas lama sebagai bentuk komitmen terhadap efisiensi anggaran dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat.

Munafri, yang akrab disapa Appi, diketahui masih menggunakan kendaraan dinas pengadaan tahun 2023 dari era pemerintahan sebelumnya untuk menunjang aktivitas hariannya.

Untuk operasional, ia mengandalkan kendaraan listrik Hyundai Ioniq 5 keluaran 2023, tanpa melakukan pengadaan unit baru.

“Saya sampaikan bahwa tidak ada pengadaan kendaraan dinas baru di Pemkot Makassar. Sejak awal menjabat, saya menggunakan mobil listrik Hyundai Ioniq 5 keluaran 2023,” ujarnya di Balai Kota Makassar, Rabu (15/4/2026).

Selain itu, tersedia pula kendaraan cadangan berupa Toyota Alphard keluaran sekitar tahun 2022 yang dapat digunakan bila diperlukan.

Keputusan tersebut bukan sekadar simbol kesederhanaan, tetapi menjadi bagian dari arah kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang memprioritaskan kebutuhan masyarakat di atas fasilitas pejabat.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Munafri secara tegas memastikan tidak ada pengadaan kendaraan dinas baru di lingkup Pemkot Makassar sepanjang tahun 2026.

Anggaran yang sebelumnya berpotensi digunakan untuk pengadaan atau sewa kendaraan dialihkan ke program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Fokus tersebut diwujudkan melalui penguatan sektor pendidikan, seperti penyediaan seragam sekolah, serta percepatan perbaikan infrastruktur jalan hingga ke lorong-lorong permukiman.

Selain itu, Pemkot Makassar juga mengarahkan anggaran untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk subsidi iuran sampah gratis dan pemenuhan kebutuhan dasar warga di wilayah kepulauan.

Munafri menegaskan bahwa kendaraan dinas yang ada saat ini masih sangat layak dan memadai untuk menunjang operasional pemerintahan.

“Jadi, saya pikir kendaraan yang saya pakai sekarang sudah sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Ia juga menilai kondisi geografis Kota Makassar yang tidak ekstrem menjadi salah satu alasan tidak perlunya pengadaan kendaraan baru.

“Medan di Makassar tidak seperti daerah lain. Jadi, tidak perlu belanja mobil baru, cukup pakai yang ada,” jelasnya.

Penggunaan kendaraan listrik juga dinilai lebih efisien karena tidak memerlukan bahan bakar minyak serta biaya operasional yang relatif lebih rendah.

Munafri memastikan, selama penggunaan kendaraan tersebut, tidak ada kendala berarti karena didukung fasilitas bengkel dan dealer yang tersedia di Makassar.

“Kalaupun ada masalah, di sini sudah ada dealer yang bisa menangani, jadi sangat aman,” tuturnya.

Ia bahkan menggambarkan kenyamanan berkendara menggunakan mobil listrik tersebut dalam aktivitas perkotaan.

“Enak dipakai, seperti naik bom-bom car di dalam kota,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Munafri kembali menegaskan komitmennya untuk tidak melakukan pengadaan kendaraan dinas baru, baik untuk wali kota, wakil wali kota, maupun kepala dinas sepanjang tahun 2026.

“Tahun ini saya pastikan tidak ada pengadaan mobil dinas atau mobil operasional di Pemkot Makassar,” tegasnya. (*)

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Agustus 2026 14:03
Nama Diusulkan Jadi Bendahara Golkar Sulsel, Amirullah Serahkan Keputusan ke DPP
MAKASSAR, Trotoar.id — Amirullah Nur Saenong menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait kemungkinan dirinya dipe...
Politik30 Agustus 2026 13:36
NasDem Sulsel Bidik 24 Kursi di Pemilu Mendatang, Kader Nyaleg Lewat Partai Lain Diancam Dipecat
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan memasang target lebih tinggi untuk pemilu mendatang. Setelah meraih 17 kursi DPRD hasil Pemilu...
News30 Agustus 2026 13:32
Belajar dari CMC Tiga Warna, Dua Desa Donggala Siapkan Model Ekowisata Berkelanjutan
MALANG, Trotoar.id — Desa Lalombi dan Desa Tolongano, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mulai menyiapkan model pengembangan ekowisata yang tidak ...
Politik30 Agustus 2026 12:16
NasDem Sulsel Bekali 152 Anggota Fraksi, Komunikasi Politik Diminta Tetap Berpijak pada Kondisi Masyarakat
MAKASSAR, Trotoar.id — DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan memberikan pendidikan politik kepada 152 anggota Fraksi NasDem yang tersebar di DPRD tingk...