Pemda Sidrap

BPBD–Damkar Sidrap Latih Karyawan Bank

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 16 April 2026 16:00

BPBD–Damkar Sidrap Latih Karyawan Bank

SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai mendorong terbentuknya budaya siaga bencana di lingkungan perkantoran, termasuk sektor perbankan yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kebakaran dan keadaan darurat.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar), Pemkab Sidrap menggelar sosialisasi dan simulasi penanganan bencana bagi karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sidrap, Kamis (16/4/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Sidrap, Patriadi, menegaskan bahwa kesiapsiagaan di lingkungan kerja merupakan bagian penting dari sistem keamanan daerah secara menyeluruh.

“Perkantoran adalah ruang publik dengan aktivitas tinggi. Kalau tidak siap, risiko bisa berdampak luas,” ujarnya.

Menurutnya, edukasi ini menjadi langkah preventif untuk meminimalisasi potensi kerugian akibat bencana, khususnya kebakaran.

Dalam simulasi, peserta dibekali keterampilan dasar menghadapi situasi darurat. Tiga aspek utama menjadi fokus pelatihan, yakni:

  • Penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) secara tepat
  • Standar prosedur evakuasi saat kondisi darurat
  • Mitigasi preventif melalui pemeriksaan instalasi listrik

Tim BPBD dan Damkar juga memberikan pendampingan langsung agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi mampu melakukan tindakan cepat di lapangan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Sidrap, Andi Hasanuddin, mengapresiasi langkah proaktif pihak BRI yang bersedia menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana.

“Kami berharap ini menjadi contoh bagi instansi lain. Mitigasi bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan simulasi pemadaman api menggunakan metode tradisional maupun modern, yang dipandu langsung oleh instruktur Damkar.

Pendekatan praktik ini dinilai penting untuk membangun refleks dan kesiapan nyata saat menghadapi kondisi darurat.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Sidrap ingin memperluas edukasi kebencanaan hingga ke sektor-sektor strategis, termasuk dunia usaha dan perbankan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar membangun daerah yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga tangguh dalam menghadapi risiko bencana.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan masyarakat dan lingkungan kerja yang siap, sigap, dan tidak panik saat menghadapi bencana,” pungkas Patriadi.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro20 Juni 2026 18:17
Strategi Kolaborasi Antar-OPD Berbuah Manis, Tim iCafe Hybrid Hub Bulukumba Tembus Semifinal PIDI DIGDAYA X Hackathon 2026
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Bulukumba kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui Badan Perencanaan Pemba...
Metro20 Juni 2026 18:12
Open House SRT 65 Barru, Wabup Tegaskan Pendidikan Kunci Putus Rantai Kemiskinan
BARRU, TROTOAR.ID – Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, menghadiri kegiatan Open House satu tahun Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 65 Kabupaten Ba...
Metro20 Juni 2026 18:04
Jelang IGS 2026, Kawasan Losari–CPI Disterilkan, Pemkot Makassar Perketat Kebersihan dan Ketertiban
MAKASSAR, Trotoar.ID— Pemerintah Kota Makassar mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour 20...
Daerah20 Juni 2026 17:58
Luwu Tampilkan Tari Pajjaga Baine di Toraya Ma’gellu’ 2026, Perkuat Promosi Budaya Nusantara
RANTEPAO, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu menampilkan Tari Pajjaga Baine dalam ajang budaya Toraya Ma’gellu’ 2026 yang digelar di Art Cen...