Parlemen

Isu Layanan Publik dan Sampah Mengemuka, Irwan Hasan Dorong Warga Mariso Lebih Aktif

DPRD Makassar

MAKASSAR, Trotoar.id – Persoalan pelayanan publik hingga darurat sampah kembali menjadi sorotan dalam kegiatan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang digelar Anggota DPRD Kota Makassar, Irwan Hasan, bersama pihak Kecamatan Mariso di Hotel Almadera, Jumat (17/4/2026).

Forum yang menghadirkan Sekretaris Camat (Sekcam) Mariso dan akademisi Makmur ini menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai keluhan, sekaligus menguji sejauh mana respons pemerintah terhadap persoalan di lapangan.

Dalam pemaparannya, Irwan Hasan menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi secara serius.

Ia menekankan pentingnya pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tidak terus tergerus.

“Pelayanan publik adalah wajah pemerintah. Kalau lambat dan tidak responsif, kepercayaan masyarakat pasti menurun,” tegasnya.

Selain itu, isu persampahan menjadi perhatian utama. Irwan menilai kondisi Makassar yang saat ini menghadapi tekanan volume sampah membutuhkan langkah konkret, bukan sekadar imbauan normatif.

“Masalah sampah ini sudah masuk tahap serius. Tidak bisa hanya dibebankan ke pemerintah, masyarakat juga harus terlibat aktif, mulai dari memilah sampah dari rumah,” ujarnya.

Di sisi lain, pihak Kecamatan Mariso mengakui masih adanya keterbatasan dalam menjangkau seluruh persoalan warga.

Karena itu, partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menutup celah informasi di tingkat lapangan.

“Kami tidak selalu mengetahui semua persoalan di masyarakat. Makanya kami butuh laporan langsung dari warga,” ungkap Sekcam Mariso.

Warga juga didorong memanfaatkan Lontara sebagai kanal resmi penyampaian aduan dan aspirasi, terutama untuk persoalan yang menjadi kewenangan kecamatan dan kelurahan.

Lebih jauh, pemerintah kecamatan menegaskan bahwa Kota Makassar saat ini berada dalam kondisi darurat sampah, sehingga seluruh perangkat wilayah mulai RT, RW hingga kelurahan diminta aktif melakukan sosialisasi dan pengawasan.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka potensi nilai ekonomi serta mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Forum ini menjadi sinyal bahwa persoalan pelayanan publik dan sampah tidak lagi bisa ditangani secara parsial.

Diperlukan kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat agar perbaikan yang diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi semata.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

May Day 2026, Cicu Apresiasi Aksi Buruh Tertib dan Tegaskan Komitmen DPRD Sulsel Kawal Aspirasi

MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, memberikan…

4 jam ago

Wali Kota Munafri Tampung Aspirasi Buruh, May Day Makassar Hadir Lebih Dialogis dan Inklusif

MAKASSAR, Trotoar.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar berlangsung dengan…

4 jam ago

Munafri–Aliyah Rangkul Buruh, May Day 2026 di Makassar Diawali Fun Walk Penuh Kebersamaan

MAKASSAR, Trotoar.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar berlangsung hangat…

4 jam ago

May Day Makassar 2026 Dikemas Humanis, Diawali Jalan Sehat hingga Panggung Rakyat

MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar hadir dengan…

4 jam ago

KPU Makassar Sosialisasikan PDPB Bersama Disdukcapil hingga Tingkat Kecamatan

MAKASSAR, Trotoar.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terus memperkuat pemutakhiran data pemilih berkelanjutan…

4 jam ago

Tinjau Pembibitan, Bupati Luwu Targetkan Kejayaan Kakao Kembali

Makassar, Trotoar.id -- Patahudding meninjau langsung lokasi pembibitan sekaligus pelatihan teknik sambung pucuk kakao di…

4 jam ago

This website uses cookies.