DPRD Makassar

Isu Layanan Publik dan Sampah Mengemuka, Irwan Hasan Dorong Warga Mariso Lebih Aktif

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 18 April 2026 00:19

Isu Layanan Publik dan Sampah Mengemuka, Irwan Hasan Dorong Warga Mariso Lebih Aktif

MAKASSAR, Trotoar.id – Persoalan pelayanan publik hingga darurat sampah kembali menjadi sorotan dalam kegiatan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang digelar Anggota DPRD Kota Makassar, Irwan Hasan, bersama pihak Kecamatan Mariso di Hotel Almadera, Jumat (17/4/2026).

Forum yang menghadirkan Sekretaris Camat (Sekcam) Mariso dan akademisi Makmur ini menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai keluhan, sekaligus menguji sejauh mana respons pemerintah terhadap persoalan di lapangan.

Dalam pemaparannya, Irwan Hasan menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi secara serius.

Ia menekankan pentingnya pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tidak terus tergerus.

“Pelayanan publik adalah wajah pemerintah. Kalau lambat dan tidak responsif, kepercayaan masyarakat pasti menurun,” tegasnya.

Selain itu, isu persampahan menjadi perhatian utama. Irwan menilai kondisi Makassar yang saat ini menghadapi tekanan volume sampah membutuhkan langkah konkret, bukan sekadar imbauan normatif.

“Masalah sampah ini sudah masuk tahap serius. Tidak bisa hanya dibebankan ke pemerintah, masyarakat juga harus terlibat aktif, mulai dari memilah sampah dari rumah,” ujarnya.

Di sisi lain, pihak Kecamatan Mariso mengakui masih adanya keterbatasan dalam menjangkau seluruh persoalan warga.

Karena itu, partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menutup celah informasi di tingkat lapangan.

“Kami tidak selalu mengetahui semua persoalan di masyarakat. Makanya kami butuh laporan langsung dari warga,” ungkap Sekcam Mariso.

Warga juga didorong memanfaatkan Lontara sebagai kanal resmi penyampaian aduan dan aspirasi, terutama untuk persoalan yang menjadi kewenangan kecamatan dan kelurahan.

Lebih jauh, pemerintah kecamatan menegaskan bahwa Kota Makassar saat ini berada dalam kondisi darurat sampah, sehingga seluruh perangkat wilayah mulai RT, RW hingga kelurahan diminta aktif melakukan sosialisasi dan pengawasan.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka potensi nilai ekonomi serta mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Forum ini menjadi sinyal bahwa persoalan pelayanan publik dan sampah tidak lagi bisa ditangani secara parsial.

Diperlukan kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat agar perbaikan yang diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi semata.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 Juni 2026 22:00
Kunjungi Pulau Sabutung, Fatmawati Pastikan Pembangunan Kepulauan Lebih Merata
PANGKEP, TROTOAR.ID — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingg...
Metro26 Juni 2026 20:29
Wali Kota Munafri Sambangi Pulau Terluar, Pastikan Layanan Dasar dan Salurkan Bantuan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, kembali menyambangi Pulau Lanjuka...
Nasional26 Juni 2026 18:57
Presiden Prabowo Instruksikan Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul untuk Percepat Industrialisasi Nasional
JAKARTA, TROTOAR.ID — Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) un...
Metro26 Juni 2026 17:33
Wakil Wali Kota Makassar Tinjau Kesiapan Gunung Sari Hadapi Lomba Kelurahan Berprestasi 2026
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, memastikan kesiapan Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, dalam menghad...