Pemda Sidrap

Sidrap Jadi Rujukan Nasional, Tapi Diuji: Benarkah Pertanian Modernnya Siap Direplikasi?

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 25 April 2026 21:13

Sidrap Jadi Rujukan Nasional, Tapi Diuji: Benarkah Pertanian Modernnya Siap Direplikasi?

SIDRAP, Trotoar.id— Keberhasilan sektor pertanian di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kini menarik perhatian daerah lain.

Pemerintah Kabupaten Malinau datang langsung melakukan studi tiru, menyoroti penerapan Indeks Pertanaman (IP) 300 hingga sistem olah tanam modern.

Namun di balik kunjungan ini, muncul pertanyaan besar: apakah keberhasilan Sidrap benar-benar siap direplikasi di daerah lain dengan kondisi geografis dan tantangan berbeda?

Rombongan Malinau yang dipimpin Bupati Wempi Wellem Mawa hadir dalam penanaman perdana Advance Agriculture System di Kelurahan Majelling, Sabtu (25/4/2026).

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah.

Syaharuddin menegaskan, Sidrap terbuka menjadi “laboratorium” pembelajaran bagi daerah lain dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan bersinergi demi kemajuan pertanian di daerah masing-masing,” ujarnya.

Di sisi lain, Wempi Wellem Mawa mengakui bahwa Sidrap menjadi salah satu daerah yang dianggap berhasil dalam mendorong produktivitas pertanian, khususnya melalui IP 300 dan mekanisasi modern.

“Kami datang untuk melihat langsung keunggulan di sini, dan akan kami bawa ke masyarakat kami, terutama di wilayah perbatasan,” katanya.

Namun tantangan sesungguhnya bukan pada kunjungan, melainkan pada implementasi.

Model pertanian Sidrap yang berhasil di satu wilayah belum tentu bisa langsung diterapkan di Malinau yang memiliki karakter lahan, iklim, dan infrastruktur berbeda.

Harapan besar pun disematkan agar transfer pengetahuan ini tidak berhenti pada seremoni studi tiru semata.

“Kami berharap ada pengalaman baru yang bisa kami terapkan, khususnya terkait olah tanam modern,” tambah Wempi.

Di tengah sorotan sebagai daerah percontohan, Sidrap kini tidak hanya dituntut mempertahankan capaian, tetapi juga membuktikan bahwa sistem pertanian modernnya действительно adaptif dan berkelanjutan jika diterapkan di daerah lain.

Studi tiru ini pun menjadi ujian ganda: bagi Malinau untuk mengadopsi inovasi, dan bagi Sidrap untuk memastikan keberhasilannya bukan sekadar cerita sukses lokal, tetapi model yang benar-benar bisa direplikasi secara nasional.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro20 Juni 2026 18:17
Strategi Kolaborasi Antar-OPD Berbuah Manis, Tim iCafe Hybrid Hub Bulukumba Tembus Semifinal PIDI DIGDAYA X Hackathon 2026
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Bulukumba kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui Badan Perencanaan Pemba...
Metro20 Juni 2026 18:12
Open House SRT 65 Barru, Wabup Tegaskan Pendidikan Kunci Putus Rantai Kemiskinan
BARRU, TROTOAR.ID – Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, menghadiri kegiatan Open House satu tahun Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 65 Kabupaten Ba...
Metro20 Juni 2026 18:04
Jelang IGS 2026, Kawasan Losari–CPI Disterilkan, Pemkot Makassar Perketat Kebersihan dan Ketertiban
MAKASSAR, Trotoar.ID— Pemerintah Kota Makassar mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour 20...
Daerah20 Juni 2026 17:58
Luwu Tampilkan Tari Pajjaga Baine di Toraya Ma’gellu’ 2026, Perkuat Promosi Budaya Nusantara
RANTEPAO, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu menampilkan Tari Pajjaga Baine dalam ajang budaya Toraya Ma’gellu’ 2026 yang digelar di Art Cen...