BEKASI, Trotoar.id — Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh sekaligus mempercepat pembenahan sistem keselamatan perlintasan kereta api, menyusul kecelakaan yang terjadi di Kota Bekasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden usai menjenguk para korban yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Selasa (28/4/2026).
“Saya datang ke rumah sakit Bekasi, tentunya kita semua prihatin dan kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah. Kita segera melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian ini,” ujarnya kepada awak media.
Baca Juga :
Dalam keterangannya, Presiden juga menyoroti masih banyaknya perlintasan kereta api yang belum dilengkapi sistem pengamanan memadai.
Pemerintah, kata dia, berkomitmen melakukan penataan secara menyeluruh guna meningkatkan keselamatan transportasi publik.
“Secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga. Ini akan segera kita atasi,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Presiden Prabowo menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi.
Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan, mengingat tingginya kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.
“Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan pembangunan flyover karena kondisi lalu lintas yang padat. Saya sudah setujui agar segera dibangun melalui dukungan pemerintah pusat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang memerlukan penanganan serius.
Pemerintah pun telah menginstruksikan percepatan perbaikan melalui berbagai skema, mulai dari pembangunan flyover hingga peningkatan sistem pengamanan di perlintasan.
“Saya sudah perintahkan agar segera dilakukan perbaikan di seluruh titik perlintasan, baik dengan pos penjagaan maupun pembangunan flyover,” lanjutnya.
Terkait kondisi korban, Presiden menyampaikan bahwa sebagian besar telah mendapatkan penanganan medis yang baik, bahkan beberapa di antaranya telah diperbolehkan pulang.
“Sebagian sudah dipulangkan, selebihnya masih dalam penanganan. Yang jelas semuanya sudah diurus dengan baik,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga memastikan akan memberikan kompensasi kepada para korban sesuai ketentuan yang berlaku.
“Semua akan mendapatkan kompensasi,” tutup Presiden.




Komentar