Pemda Sidrap

Bupati Sidrap Buka Workshop Pengembangan Usaha Peternakan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 17 Mei 2026 17:40

Bupati Sidrap Buka Workshop Pengembangan Usaha Peternakan

SIDRAP, TROTOAR.ID — Workshop Pengembangan dan Pertumbuhan Hilirisasi Usaha Peternakan yang digelar di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, belum lama ini sukses meninggalkan kesan mendalam bagi ratusan peserta yang hadir.

Kegiatan tersebut dinilai mampu mematahkan stigma acara formal yang kaku, dengan menghadirkan konsep ruang belajar interaktif yang dinamis serta diperkaya dengan puluhan hadiah menarik.

Ratusan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari peternak ayam petelur (layer), sarjana peternakan, eks-peternak, hingga pelaku usaha kuliner khas seperti bebek palekko, terlihat antusias mengikuti kegiatan sejak pagi hingga akhir acara.

Atmosfer workshop yang hidup dan partisipatif tidak terlepas dari dua faktor utama, yakni materi yang aplikatif dan relevan, serta dukungan kuat dari mitra kerja yang turut menyemarakkan kegiatan.

Tingginya antusiasme peserta dalam sesi diskusi juga mendapat respons positif dari para mitra penyelenggara dengan menyediakan beragam doorprize menarik.

PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) tercatat menyumbangkan 45 paket hadiah, sementara Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Parepare menambah 15 paket doorprize.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, Ahmad Dollah, mengungkapkan total hadiah yang dibagikan mencapai 60 paket berupa perlengkapan rumah tangga.

“Hadiah yang disediakan antara lain setrika, kipas angin, dispenser, oven, hingga paket telur ayam segar,” ujar Ahmad dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).

Selain sesi materi, kegiatan ini juga diwarnai dengan diskusi interaktif yang berlangsung produktif, di mana peserta aktif berkonsultasi terkait teknis hilirisasi produk peternakan pascapanen.

PT CPI menjadi salah satu narasumber utama yang memberikan pendampingan langsung kepada peserta dalam memahami strategi pengembangan usaha berbasis hilirisasi.

Tak hanya itu, pemaparan dari Bank Sulselbar mengenai program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga ringan tanpa jaminan turut menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi kalangan sarjana muda.

Program pembiayaan tersebut dinilai membuka peluang besar bagi generasi muda untuk memulai usaha mandiri di sektor peternakan.

Ahmad Dollah menegaskan bahwa keberhasilan workshop ini tidak lepas dari sinergi seluruh pihak yang terlibat, baik penyelenggara, mitra, maupun peserta.

“Materi yang menarik serta dukungan hadiah membuat kegiatan ini berlangsung meriah dan partisipatif. Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, para mitra tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan peserta sebagai calon pelaku usaha.

Ke depan, model kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan guna membuka peluang investasi dan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sektor peternakan di Kabupaten Sidrap.

Penulis : Akbar

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen14 Juli 2026 19:01
Komisi E DPRD Sulsel “Kuliti” Dinas Pendidikan, Ribuan Siswa Tak Tertampung di SMA/SMK Negeri
Makassar, Trotoar.id — Komisi E DPRD Sulawesi Selatan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel menyusul banyaknya ...
Nasional14 Juli 2026 18:13
Walk Out Bupati Gowa di Pusaran Hak Angket, Sidang Pansus Berubah Jadi Arena Benturan Kekuasaan
Gowa, Trotoar.id — Ruang sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa yang awalnya diproyeksikan menjadi panggung klarifikasi, just...
Metro14 Juli 2026 18:02
Makassar Jadi Laboratorium Digital Bansos, 6.000 Agen Disiapkan Awasi Akurasi dan Transparansi
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali mendapat panggung dalam agenda transformasi digital nasional. Kali ini, Kementerian Sosial R...
Metro14 Juli 2026 17:59
Pemkot Makassar Perkuat Mitigasi Bencana, Libatkan 23 Kampus dan Siapkan 23 Ribu Mahasiswa Tangguh
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kian serius memperkuat sistem mitigasi kebencanaan di tengah meningkatnya ancaman banjir, cuaca ekst...