
BARRU, Trotoar.id – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis keagamaan saat menerima audiensi Komunitas Pendakwah Keren Kabupaten Barru di Ruang Kerja Bupati, Lantai 5 Mall Pelayanan Publik (MPP) Barru, Rabu (20/5/2026).
Audiensi ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Kabupaten Barru dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui penguatan pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini, sebagai fondasi pembentukan karakter generasi masa depan.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi tersebut, Bupati Barru didampingi jajaran pemerintah daerah, sementara pihak komunitas dihadiri sejumlah pengurus wilayah dan daerah Komunitas Pendakwah Keren.

Fokus pembahasan mengarah pada peningkatan mutu pembelajaran Al-Qur’an serta penguatan pendidikan karakter anak sejak dini sebagai bagian dari arah pembangunan daerah berbasis nilai-nilai religius dan budaya lokal.
Dalam arahannya, Andi Ina menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus menyentuh pembangunan mental dan spiritual masyarakat.
“Pendidikan Al-Qur’an sejak dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki mental yang kuat. Ini bukan hanya soal kemampuan membaca, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an tertanam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas tenaga pendidik keagamaan, khususnya guru mengaji, menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembentukan karakter generasi muda.

“Guru mengaji memiliki peran strategis sebagai pembentuk karakter. Karena itu, kualitas dan kapasitas mereka harus terus ditingkatkan melalui pembinaan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mendorong agar metode pembelajaran Al-Qur’an terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman, sehingga mampu menarik minat generasi muda di tengah arus digitalisasi.
“Kita ingin pembelajaran Al-Qur’an dikemas secara lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan. Dengan begitu, anak-anak tidak hanya belajar, tetapi juga mencintai Al-Qur’an sejak dini,” katanya.
Dalam konteks pembangunan daerah, penguatan pendidikan keagamaan dinilai sejalan dengan upaya menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan daya saing.
“Kalau kita ingin membangun Barru yang maju, maka kita harus mulai dari manusianya. Generasi yang kuat secara moral akan menjadi pondasi pembangunan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Kabupaten Barru terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan, termasuk melalui program insentif bagi guru mengaji.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung para guru mengaji, karena mereka adalah bagian penting dalam membangun karakter generasi kita,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Komunitas Pendakwah Keren menyampaikan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan dakwah serta meningkatkan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Kolaborasi tersebut mencakup penguatan program pembinaan guru mengaji, pengembangan metode pembelajaran, hingga kegiatan edukasi keagamaan berbasis komunitas.
Audiensi ini juga menjadi ruang diskusi untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Barru, mulai dari tingkat desa hingga perkotaan.
Pemerintah Kabupaten Barru berharap sinergi antara pemerintah dan komunitas keagamaan dapat menjadi kekuatan dalam membangun generasi muda yang religius, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kolaborasi ini sangat penting. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh peran semua pihak, termasuk komunitas keagamaan, untuk bersama-sama membangun generasi Barru yang lebih baik,” tutup Andi Ina.
Melalui penguatan pendidikan Al-Qur’an dan karakter sejak dini, Kabupaten Barru diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.(*)


Komentar