DPRD Makassar

Wakil Ketua DPRD Makassar Soroti Maraknya Begal, Dorong Solusi Nyata dan Perlindungan Korban

Awal Febri
Awal Febri

Sabtu, 23 Mei 2026 16:40

Wakil Ketua DPRD Makassar Soroti Maraknya Begal, Dorong Solusi Nyata dan Perlindungan Korban

MAKASSAR, TEOTOAR.ID — Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas, menyoroti maraknya aksi begal yang belakangan kian meresahkan masyarakat dan didominasi korban dari kalangan anak muda.

Hal tersebut disampaikan Eric saat menanggapi keluhan warga dalam kegiatan reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2025/2026 yang berlangsung di Jalan Gunung Lompobattang, RT 3 RW 2, Kelurahan Pisang Utara, Kecamatan Ujung Pandang, Jumat (22/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Ketua DPC Gerindra Makassar tersebut meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera menghadirkan solusi konkret, khususnya terkait penanganan korban begal yang dinilai belum mendapatkan perlindungan maksimal, terutama dari sisi pembiayaan kesehatan.

Menurutnya, korban tindak kriminal seperti begal seharusnya mendapatkan perhatian khusus, mengingat layanan BPJS Kesehatan belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan medis akibat kejadian tersebut.

“Ini perlu menjadi perhatian Dinas Kesehatan. Bagaimanapun mereka adalah korban, sehingga harus ada penanganan khusus yang mengedepankan aspek kemanusiaan,” tegas Eric.

Ia menambahkan, tidak ada seorang pun yang menginginkan menjadi korban kejahatan.

Oleh karena itu, pelayanan kesehatan terhadap korban, termasuk yang mengalami luka akibat senjata tajam seperti busur, seharusnya tidak terkendala persoalan biaya.

“Setidaknya harus ada solusi dari Dinas Kesehatan ketika warga menjadi korban, tanpa harus terbebani biaya, apalagi di tengah maraknya geng motor saat ini,” lanjutnya.

Selain penanganan korban, Eric juga menekankan pentingnya langkah mitigasi untuk menekan angka kriminalitas.

Ia mengungkapkan, salah satu aspirasi warga yang terus mengemuka dalam reses adalah kebutuhan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di lorong-lorong permukiman.

Menurutnya, keberadaan CCTV akan sangat membantu dalam memantau aktivitas secara real time, sekaligus menjadi alat bukti apabila terjadi tindak kriminal yang dapat dilaporkan kepada pihak kepolisian.

“Dengan CCTV, potensi kejahatan bisa lebih mudah dideteksi dan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Lebih jauh, Eric turut mendorong penguatan pemberdayaan masyarakat, khususnya kalangan pemuda, sebagai langkah preventif jangka panjang.

Ia menilai, pemerintah perlu menghadirkan program pelatihan keterampilan yang dibarengi dengan dukungan permodalan bagi generasi muda yang ingin berwirausaha.

“Jangan hanya pelatihan, tetapi juga harus ada dukungan modal agar bisa dimanfaatkan secara maksimal. Kalau tidak, akan sia-sia,” pungkasnya.

.

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juli 2026 21:32
Diskominfo Bulukumba Monev Website Desa, Dorong Transparansi dan Transformasi Digital
BULUKUMBA, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Melalui Dinas Pembe...
Daerah07 Juli 2026 21:30
Porsenijar PGRI 2026 Ledakkan Ekonomi Sidrap: Rp4,26 Miliar Berputar, Jalanan Lumpuh Diserbu 75 Ribu Pengunjung
SIDRAP, Trotoar.id — Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tak sekadar sukses sebagai ajang kompe...
Metro07 Juli 2026 16:20
Seleksi Transparan, Pimpinan BAZNAS Makassar 2026–2031 Fokus Digitalisasi dan Penguatan Data
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2026–2...
Daerah07 Juli 2026 16:16
Bupati Barru Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP ke-11 Berturut-turut
Barru, Trotoar.id — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Paripurna Tingkat I DPRD Kabupaten Barru dalam rangka penyampaian Rancanga...