Pemda Barru

Pemkab Barru Buka FKP RKPD 2027, Prioritaskan Pelayanan Publik di Tengah Tantangan Anggaran

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 27 Mei 2026 00:45

Pemkab Barru Buka FKP RKPD 2027, Prioritaskan Pelayanan Publik di Tengah Tantangan Anggaran

BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang digelar di Baruga Pettu Adae, Senin (26/1/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Barru, Abubakar, mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari.

Dalam sambutan tertulis bupati yang dibacakan Abubakar, ditegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 menghadapi tantangan tidak ringan, terutama terkait dinamika kebijakan pemerintah yang berdampak pada ketersediaan dan pengelolaan anggaran daerah.

Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk tetap menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama.

“Keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” demikian penekanan dalam sambutan tersebut.

RKPD disebut sebagai dokumen strategis tahunan yang menjadi titik temu antara kebijakan pemerintah daerah dan aspirasi masyarakat. Karena itu, penyusunannya harus realistis, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, sekaligus menjadi penjabaran dari RPJMD Kabupaten Barru 2025–2030.

Dalam forum tersebut, pemerintah memaparkan delapan prioritas pembangunan Kabupaten Barru tahun 2027, meliputi:

  • pengentasan kemiskinan dan pengangguran
  • peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan
  • pembangunan infrastruktur
  • penguatan tata kelola pemerintahan
  • pengembangan kawasan industri
  • penguatan agroteknologi dan hilirisasi sektor primer
  • pengembangan pariwisata
  • pemberdayaan UMKM dan koperasi

Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara sektoral, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Forum ini pun diharapkan menjadi ruang diskusi terbuka untuk menghimpun masukan konstruktif dalam menyempurnakan arah kebijakan pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Bappelitbanda Barru, Andi Unru, menjelaskan bahwa FKP menjadi tahapan penting dalam memastikan dokumen perencanaan yang dihasilkan berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Seluruh masukan peserta, kata dia, akan dirangkum dalam berita acara sebagai bahan penyempurnaan rancangan RKPD 2027.

Kegiatan ini dihadiri unsur DPRD, perangkat daerah, instansi vertikal, akademisi, perbankan, organisasi profesi, serta perwakilan masyarakat.

Forum ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang terarah, partisipatif, dan berkelanjutan.

Penulis : adv

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen25 Juli 2026 16:00
Di Tamamaung, Hamzah Hamid Bahas Polemik SPMB SMA/SMK, Warga Keluhkan Sulitnya Masuk Sekolah Negeri
MAKASSAR, Trotoar.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hamzah Hamid, menggelar Reses Masa Persidang...
Parlemen25 Juli 2026 14:13
Hamzah Hamid Serap Aspirasi Warga Tamamaung, Reses Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi dengan Konstituen
MAKASSAR, Trotoar.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hamzah Hamid, menggelar kegiatan Reses Masa ...
Parlemen25 Juli 2026 13:58
Warga Pulau Saugi Ke Sofyan Syam : Nakes dan Guru PAUD Butuh Perhatian Pemprov Sulsel
Pangkep, Trotoar.id – Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sofyan Syam, melaksanakan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/20...
Daerah25 Juli 2026 12:38
Ground Breaking Tanggul Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Kebut Penanganan Banjir di Luwu Utara
LUWU UTARA, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat upaya mitigasi bencana melalui pembangunan infrastruktur pengendali b...