SIDRAP, TROTOAR.ID — Stadion Ganggawa, Pangkajene, kembali bergairah. Ribuan pasang mata memadati tribun saat turnamen sepak bola Sidrap Cup 2026 resmi digulirkan, Rabu (3/6/2026).
Pembukaan ajang bergengsi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, didampingi Wakil Bupati Nurkanaah, disaksikan unsur Forkopimda, anggota DPRD, jajaran OPD, pengurus Askab, serta tokoh masyarakat.
Atmosfer meriah langsung terasa sejak awal acara. Sorak-sorai penonton menggema, menandai kembalinya denyut olahraga di stadion kebanggaan masyarakat Sidrap yang sempat lama vakum dari event besar.
Dalam sambutannya, Syaharuddin mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas terselenggaranya turnamen ini.
“Alhamdulillah, Stadion Ganggawa kembali hidup. Ini bukan sekadar turnamen, tetapi momentum kebangkitan olahraga dan kebersamaan masyarakat Sidrap,” ujarnya.
Ia menegaskan, Sidrap Cup 2026 menjadi titik awal untuk menghidupkan kembali ekosistem sepak bola daerah sekaligus membina generasi muda.
“Sepak bola bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan mempererat persaudaraan. Kita ingin dari stadion ini lahir talenta-talenta hebat yang mampu membawa nama Sidrap lebih jauh,” tegasnya.
Lebih jauh, Syaharuddin menilai geliat kegiatan olahraga dan event daerah turut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang terlibat selama turnamen berlangsung.
Sementara itu, panitia pelaksana melaporkan Sidrap Cup 2026 diikuti 24 tim dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Turnamen ini diharapkan menjadi wadah kompetisi yang sehat sekaligus sarana pembinaan atlet berkelanjutan.
Sebagai simbol dimulainya pertandingan, Bupati Syaharuddin bersama Wakil Bupati dan unsur Forkopimda melakukan tendangan pertama di tengah lapangan. Momen tersebut disambut riuh tepuk tangan penonton yang memenuhi stadion.
Pembukaan Sidrap Cup 2026 menandai bangkitnya semangat olahraga di Bumi Nene Mallomo, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang publik yang produktif serta mendorong prestasi atlet lokal ke level yang lebih tinggi.




Komentar