Pemda Luwu

Pemkab Luwu Apresiasi Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 07 Juni 2026 22:14

Pemkab Luwu Apresiasi Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi

LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi yang digelar di Ruang Pola Andi Kambo, Kantor Bupati Luwu, Ahad (7/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, jajaran Tim Penggerak PKK, kepala desa, manajemen Metode Ummi Makassar, para trainer, orang tua santri, tokoh agama, serta para ustaz dan ustazah dari berbagai lembaga pengguna Metode Ummi.

Dalam sambutan yang mewakili Bupati Luwu, Penjabat Sekretaris Daerah menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Al-Qur’an di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan peran keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, dan tokoh agama untuk bersama-sama membina generasi,” ujarnya.

Ia menyoroti berbagai persoalan sosial seperti perceraian, kekerasan terhadap anak, hingga kenakalan remaja yang semakin kompleks, sehingga membutuhkan pendekatan kolaboratif dalam penanganannya.

Menurutnya, pendidikan karakter harus dimulai sejak usia dini, khususnya pada masa emas perkembangan anak.

Pembinaan yang kuat pada usia 0–9 tahun dinilai sangat menentukan kualitas generasi di masa depan.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak di era digital, di mana arus informasi sangat cepat dan mudah diakses.

“Anak-anak saat ini hidup di dunia yang berbeda. Karena itu, orang tua harus hadir untuk mengawasi dan membimbing agar nilai-nilai yang diterima tetap positif,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai kegiatan Khotmul Qur’an Metode Ummi sebagai langkah strategis dalam membangun generasi yang berakhlak Qurani.

“Jika kegiatan seperti ini dapat menjangkau seluruh desa, saya yakin akan berdampak besar pada kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Luwu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia melaporkan bahwa implementasi Metode Ummi di Kabupaten Luwu telah berjalan sejak Oktober 2022 dan terus berkembang.

Saat ini terdapat delapan lembaga yang menerapkan metode tersebut, dengan jumlah sekitar 978 santri.

Selain itu, didukung oleh 40 guru bersertifikasi serta dua trainer yang aktif melakukan pembinaan dan pendampingan.

Kegiatan berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta serta orang tua santri.

Selain menjadi ajang syiar Al-Qur’an, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun generasi Qurani yang berkarakter.

Pemerintah Kabupaten Luwu berharap pembinaan Al-Qur’an melalui Metode Ummi terus berkembang dan menjangkau lebih banyak lembaga pendidikan di masa mendatang.

Penulis : Any

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen25 Juli 2026 16:00
Di Tamamaung, Hamzah Hamid Bahas Polemik SPMB SMA/SMK, Warga Keluhkan Sulitnya Masuk Sekolah Negeri
MAKASSAR, Trotoar.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hamzah Hamid, menggelar Reses Masa Persidang...
Parlemen25 Juli 2026 14:13
Hamzah Hamid Serap Aspirasi Warga Tamamaung, Reses Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi dengan Konstituen
MAKASSAR, Trotoar.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hamzah Hamid, menggelar kegiatan Reses Masa ...
Parlemen25 Juli 2026 13:58
Warga Pulau Saugi Ke Sofyan Syam : Nakes dan Guru PAUD Butuh Perhatian Pemprov Sulsel
Pangkep, Trotoar.id – Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sofyan Syam, melaksanakan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/20...
Daerah25 Juli 2026 12:38
Ground Breaking Tanggul Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Kebut Penanganan Banjir di Luwu Utara
LUWU UTARA, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat upaya mitigasi bencana melalui pembangunan infrastruktur pengendali b...