Pemda Bulukumba

Rumah Membatik Bunga Mawar Bulukumba Latih Siswa SRMP 23 Makassar Membuat Sarung Batik Shibori

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 07 Juni 2026 17:17

Rumah Membatik Bunga Mawar Bulukumba Latih Siswa SRMP 23 Makassar Membuat Sarung Batik Shibori

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Upaya pelestarian budaya membatik terus digalakkan melalui kegiatan edukatif dan kreatif.

Salah satunya melalui pelatihan membatik Shibori dan batik tulis yang diikuti siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 23 Makassar bekerja sama dengan Rumah Membatik Bunga Mawar, Kabupaten Bulukumba.

Kegiatan yang berlangsung di SRMP 23 Makassar, kawasan Salodong, Kecamatan Untia, Jumat (5/6/2026), menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk mengenal sekaligus mempraktikkan proses pembuatan batik sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.

Pelatihan dipandu langsung oleh Owner Rumah Membatik Bunga Mawar, Andi Mawarwati, bersama dua instruktur, Herawati dan Nurlela.

Para peserta dibimbing secara langsung dalam menuangkan kreativitas melalui ragam motif dan perpaduan warna pada kain batik.

Didampingi guru, wali asuh, dan pengelola asrama, para siswa tidak hanya belajar teknik membatik, tetapi juga dilatih ketelitian, kesabaran, serta kreativitas. Kegiatan ini sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya lokal.

Andi Mawarwati mengungkapkan, antusiasme siswa sangat tinggi selama mengikuti pelatihan.

Ia menyebut, membatik merupakan pengalaman baru bagi sebagian besar peserta, termasuk tenaga pendidik yang turut terlibat.

Ia menjelaskan, awalnya pihak sekolah memesan sarung pantai batik untuk 130 siswa.

Namun karena ketersediaan hanya 100 lembar, muncul inisiatif untuk melibatkan siswa dalam memproduksi 30 sarung sisanya sebagai bagian dari proses pembelajaran.

“Para siswa tidak hanya menerima produk jadi, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam proses pembuatan batik,” ujar Mawarwati.

Rumah Membatik Bunga Mawar sendiri merupakan UMKM binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bulukumba yang selama ini aktif memberdayakan masyarakat lokal melalui produksi sarung pantai khas Bulukumba dan berbagai produk batik tulis.

Ketua Dekranasda Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, mengapresiasi kegiatan tersebut.

Menurutnya, pelatihan ini memiliki nilai strategis karena memperkenalkan produk lokal sekaligus proses pembuatannya kepada generasi muda sejak dini.

Selain sebagai sarana edukasi budaya, kegiatan ini juga membuka wawasan siswa terhadap potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

“Ini menjadi langkah penting dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya sekaligus mengenalkan potensi produk unggulan daerah kepada generasi muda,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang mengenal, mencintai, serta turut melestarikan warisan budaya Indonesia melalui karya dan kreativitas mereka.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juni 2026 17:14
Bupati Barru Hadiri Puncak HBDI ke-118, Dorong Lansia Tetap Aktif dan Sehat
BARRU, TROTOAR.ID — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, bersama Wakil Bupati Abustan A. Bintang menghadiri puncak peringatan Hari Bakti Dokter Indo...
Parlemen07 Juni 2026 17:08
Diduga Karena Tekanan, Kepsek SMA/SMK di Sulsel Mengundurkan diri
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Isu pengunduran diri sejumlah kepala sekolah tingkat SMA dan SMK di Sulawesi Selatan secara serentak menjadi sorotan publik. ...
Metro06 Juni 2026 19:26
Aliyah Mustika Ilham Usulkan Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di DPRD
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) di tingkat DPRD provin...
Nasional06 Juni 2026 19:15
Menaker Tegaskan Pentingnya Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah
JAKARTA, Trotoar.id — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pentingnya pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja pene...