Bawaslu Sulsel

Kearifan Lokal Dinilai Efektif Cegah Pelanggaran Pemilu dan Penyimpangan Demokrasi

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 08 Juni 2026 17:54

Kearifan Lokal Dinilai Efektif Cegah Pelanggaran Pemilu dan Penyimpangan Demokrasi

SENGKANG, TROTOAR.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menilai kearifan lokal memiliki peran strategis dalam mencegah pelanggaran pemilu serta berbagai bentuk penyimpangan demokrasi.

Hal tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Malik, saat membuka kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) di Sengkang, Kabupaten Wajo, Senin (8/6/2026).

Menurut Malik, penguatan demokrasi tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan regulatif dan kelembagaan semata.

Lebih dari itu, diperlukan fondasi budaya yang mampu membentuk kesadaran kolektif masyarakat untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, serta penghormatan terhadap sesama.

“Demokrasi harus dibangun di atas nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat. Kearifan lokal menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan kesadaran moral untuk menjaga integritas,” ujarnya.

Baca Juga  Masyarakat Pulau Sarappo Lompo Solid Memenangkan H. Irwan

Ia menjelaskan, melalui program Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P), Bawaslu berupaya mencetak kader pengawas partisipatif yang tidak hanya memahami aspek teknis kepemiluan, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan budaya dalam mengawal jalannya demokrasi.

Dalam konteks masyarakat Bugis-Makassar, Malik menyoroti nilai-nilai luhur seperti Sipakatau, Sipakainge, dan Sipakalebbi yang dinilai relevan dalam memperkuat pengawasan partisipatif.

“Nilai Sipakatau mengajarkan untuk saling memanusiakan, Sipakainge menanamkan budaya saling mengingatkan, dan Sipakalebbi menumbuhkan sikap saling menghargai. Ini adalah prinsip yang sangat kuat dalam menjaga kehidupan sosial, termasuk dalam proses demokrasi,” jelasnya.

Ia menegaskan, semangat pengawasan partisipatif sejatinya sejalan dengan nilai-nilai tersebut, terutama dalam membangun kepedulian bersama terhadap potensi pelanggaran yang dapat merusak kualitas demokrasi.

Baca Juga  Komisi II Bahas Usulan PT Berjenjang di RUU Pemilu

“Pengawasan partisipatif memiliki semangat saling mengingatkan ketika terjadi penyimpangan. Karena itu, integrasi nilai budaya menjadi sangat penting untuk menciptakan demokrasi yang sehat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulawesi Selatan itu menyebut kearifan lokal dapat menjadi instrumen efektif dalam pencegahan pelanggaran pemilu karena berfungsi sebagai kontrol sosial yang hidup dan dipatuhi masyarakat.

Menurutnya, ketika nilai-nilai budaya telah terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat tidak hanya taat pada hukum, tetapi juga memiliki kesadaran moral untuk menjaga integritas proses demokrasi.

“Hukum dan regulasi memiliki keterbatasan karena tidak mampu menjangkau seluruh aktivitas masyarakat setiap saat. Di sinilah kearifan lokal berperan sebagai modal sosial yang memperkuat efektivitas pengawasan,” ungkapnya.

Baca Juga  KPU Selayar Sosialisasi Rumah Pemilu di SMA 1

Ia menambahkan, masyarakat yang memegang teguh nilai Sipakainge akan aktif mengawasi, mereka yang menjunjung Sipakatau akan menghormati hak politik sesama, sementara penerapan Sipakalebbi akan menjaga etika serta persatuan meskipun berbeda pilihan.

Karena itu, Malik menegaskan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam setiap proses politik dan demokrasi. Selain sebagai identitas budaya, nilai tersebut juga berfungsi sebagai benteng moral dalam mencegah pelanggaran pemilu.

“Menjaga pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas adalah tanggung jawab bersama seluruh warga negara. Inilah wujud demokrasi yang sehat, inklusif, dan berkeadaban,” pungkasnya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Oktober 2026 16:27
Jalan Samping Tol Sutami Rusak Parah, Gubernur Sulsel: Balai Jalan Segera Kerjakan Perbaikan
MAKASSAR, Trotoar.id — Kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir. Sutami, Makassar, kembali menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat. Aspal dan b...
Politik29 Oktober 2026 15:36
Usman Marham Turun Kawal Musda Golkar Pinrang dan Enrekang, Pastikan Konsolidasi Sesuai Juklak
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di Kabupaten Pinrang dan Enrekang yang dijadwalkan berlangsung ...
Metro29 Oktober 2026 15:23
Appi Benahi Sampah Makassar dari Hulu ke Hilir, TPA Ditata hingga Bank Sampah Didorong Jadi Sumber Ekonomi
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan sampah di Kota Makassar tak cukup diselesaikan dengan mengangkut tumpukan sampah dari jalanan dan permukiman. Tanpa...
Metro29 Oktober 2026 13:13
Respons Aspirasi Warga, Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku, U-Ditch Segera Dipasang
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan membenahi infrast...