Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Gandeng Jepang Uji Smart JAMP untuk Perkuat Mitigasi Banjir

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 09 Juni 2026 19:45

Pemkot Makassar Gandeng Jepang Uji Smart JAMP untuk Perkuat Mitigasi Banjir

Makassar, Trotoar.id — Upaya penguatan sistem mitigasi banjir di Kota Makassar terus didorong melalui kolaborasi internasional.

Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin menggandeng pihak Jepang untuk mengimplementasikan teknologi pemantauan banjir berbasis data, Smart JAMP.

Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan Nihon Suido Consultants pada November 2025.

Tahapan implementasi awal dibahas dalam rapat bersama yang digelar di Balai Kota Makassar, Selasa (9/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, rencana penerapan teknologi Smart JAMP dipaparkan sebagai sistem pemantauan banjir berbasis sensor yang mampu menyajikan informasi secara waktu nyata (real-time).

Teknologi ini dirancang untuk memperkuat sistem peringatan dini serta meningkatkan kecepatan respons pemerintah dalam menghadapi potensi banjir.

Sebagai langkah awal, proyek akan diujicobakan melalui demonstrasi skala kecil di sejumlah titik rawan banjir di Kota Makassar.

Uji coba ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi sebelum implementasi dalam skala yang lebih luas.

Dukungan penuh terhadap program tersebut ditegaskan oleh Pemerintah Kota Makassar.

Seluruh perangkat daerah diminta untuk berperan aktif dalam memastikan kesiapan teknis maupun administratif agar implementasi teknologi dapat berjalan optimal.

Selain itu, pemanfaatan dukungan pendanaan dari Pemerintah Jepang ditekankan agar dilakukan secara maksimal dan akuntabel.

Proses pelaksanaan proyek juga diharapkan tetap mengikuti tahapan yang telah disepakati bersama guna menjamin efektivitas program.

Penerapan sistem pemantauan berbasis teknologi ini dipandang sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi banjir yang hingga kini masih menjadi persoalan tahunan di Kota Makassar.

Dengan adanya sistem peringatan dini berbasis data, dampak banjir diharapkan dapat diminimalisasi sekaligus mempercepat pengambilan keputusan di lapangan.

Untuk memastikan keberlanjutan program, evaluasi berkala direncanakan akan dilakukan, termasuk melalui koordinasi intensif dengan tim dari Jepang, baik secara langsung maupun melalui pertemuan virtual.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan inovasi teknologi yang diterapkan tidak hanya mampu menjadi solusi konkret terhadap permasalahan banjir, tetapi juga memperkuat kapasitas Kota Makassar dalam mengembangkan sistem pengelolaan risiko bencana yang lebih modern dan adaptif.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik09 Juni 2026 19:50
Strategi Dekarbonisasi Industri Baterai dan EV Dibahas, Daya Saing Indonesia Jadi Sorotan
Makassar, Trotoar.id — Strategi dekarbonisasi pada rantai pasok industri baterai dan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dibahas dalam seminar p...
Metro09 Juni 2026 19:34
Munafri Tinjau Kolam Lindi TPA Antang, Pengolahan Limbah Diperkuat Cegah Pencemaran
Makassar, Trotoar Id— Pembenahan menyeluruh di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Antang terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar sebagai ba...
News09 Juni 2026 18:59
Wali Kota Makassar Terima Audiensi Investor, Skema KPDBU untuk Penerangan Jalan Dikaji
Makassar, Trotoar.id — Peluang investasi dalam pengembangan infrastruktur penerangan jalan umum (PJU) di Kota Makassar mulai dijajaki melalui skema ...
Metro09 Juni 2026 18:50
Munafri Dorong RT/RW Kelola Sampah dari Sumber, Insentif Rp100 Juta Disiapkan
Makassar, Trotoar.id — Transformasi sistem pengelolaan sampah di Kota Makassar didorong tidak hanya melalui pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...