Pemprov Sulsel

Dua Pejuang Lingkungan Sulsel Raih Kalpataru 2026

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 12 Juni 2026 19:53

Dua Pejuang Lingkungan Sulsel Raih Kalpataru 2026

JAKARTA, TROTOAR.ID— Dua pejuang lingkungan asal Sulawesi Selatan berhasil meraih Penghargaan Kalpataru 2026, yang merupakan penghargaan tertinggi pemerintah di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI di Jakarta Convention Center, Kamis (11/6/2026).

Dua perwakilan Sulsel yang menerima penghargaan yakni:

  • Jamaluddin dari Kabupaten Gowa (kategori Perintis Lingkungan)
  • Pejuang Muda Wija To Cerekang dari Kabupaten Luwu Timur (kategori Penyelamat Lingkungan)

Jamaluddin dinilai konsisten melakukan rehabilitasi lahan kritis melalui penanaman pohon dan konservasi tanah secara berkelanjutan. Ia juga mengembangkan rumah baca “Rumah Koran” sebagai pusat edukasi literasi lingkungan dan pertanian bagi masyarakat.

Sementara itu, kelompok Wija To Cerekang berperan besar dalam menjaga Hutan Adat Cerekang di Kecamatan Malili dari ancaman pembalakan liar dan perambahan. Mereka berhasil melindungi sekitar 700 hektare hutan adat, termasuk menjaga sumber mata air dan keanekaragaman hayati.

Gerakan ini juga memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal sekaligus mendorong masyarakat adat mempertahankan hutan sebagai bagian dari identitas budaya.

“Ini penghargaan tertinggi dari negara di bidang lingkungan hidup, tentu kami sangat bangga dan bersyukur,” ujar Jamaluddin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulsel, Kasman, menyebut capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sulawesi Selatan.

Dari total 16 penghargaan Kalpataru yang diberikan secara nasional tahun ini, Sulsel berhasil membawa pulang dua penghargaan, setelah sebelumnya mengusulkan lima nominator.

Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi yang aktif mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, termasuk program rehabilitasi lahan dan pemberian bibit produktif.

Penghargaan ini menegaskan bahwa gerakan lingkungan berbasis masyarakat tetap menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem dan kelestarian alam di daerah.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah14 Juli 2026 00:45
E-Puskeswan, Terobosan Digital Permudah Akses Layanan Kesehatan Hewan di Sidrap
Trotoar.id, Sidrap — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui Dinas Pe...
Metro13 Juli 2026 18:58
Event Dekranas dan HKG PKK 2026 Dongkrak Ekonomi Makassar, Transaksi Tembus Rp5 Miliar, Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
Trotoar.id, Makassar — Kesuksesan Kota Makassar menjadi tuan rumah Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46 dan Hari Kesatua...
Pendidikan13 Juli 2026 17:55
176 Murid RHIS Siap Diwisuda Tahfidz di Claro, Bukti Kegigihan Guru dan Siswa
Trotoar.id, Makassar — Prestasi membanggakan ditorehkan Ranu Harapan Islamic School (RHIS). Sebanyak 176 murid dinyatakan lulus ujian hafalan Al-Qur...
Politik13 Juli 2026 16:36
Dari Tangan Sang Anak, Manuver IAS Menuju Kursi Golkar Sulsel Dimulai: 22 DPD II Jadi Modal Politik
Trotoar.id, Makassar — Perebutan kursi Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memasuki babak yang semakin menarik.  Di tengah dinamika in...