Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsel Percepat Proyek MYP, Ruas Jalan Strategis di Sejumlah Daerah Dibenahi

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 15 Juni 2026 20:38

Pemprov Sulsel Percepat Proyek MYP, Ruas Jalan Strategis di Sejumlah Daerah Dibenahi

Makassar, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus mempercepat pelaksanaan program Multi Years Project (MYP) pada sejumlah ruas jalan strategis di berbagai daerah.

Program yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

Melalui program tersebut, Pemprov Sulsel menargetkan kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa, khususnya pada jalur penghubung aktivitas ekonomi.

Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini mulai ditangani melalui pekerjaan pengaspalan, pembangunan drainase, penguatan badan jalan, hingga pembangunan dinding penahan tanah (DPT).

Berdasarkan laporan progres, pekerjaan MYP saat ini berlangsung pada Paket 3, Paket 4, dan Paket 5.

Pada Paket 3, pengaspalan dilakukan di ruas Batas Kabupaten Enrekang–Anabanua–Dongi–Tanrutedong melalui penghamparan Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) pada STA 15+150 di sisi kiri dan kanan jalan.

Sementara pada Paket 4, penanganan difokuskan di ruas Anabanua–Makale–Batas Sidrap melalui pembangunan talud bahu jalan untuk memperkuat struktur jalan dan mengurangi risiko kerusakan.

Preservasi jalan juga dilakukan di ruas Batas Kabupaten Soppeng–Ulugalung guna menjaga kondisi jalan tetap mantap dan aman dilalui.

Adapun pada Paket 5, pekerjaan difokuskan di sejumlah ruas di Kabupaten Bone. Di ruas Ujung Lamuru–Palattae, pembangunan dinding penahan tanah dilakukan pada STA 9+630 untuk mengantisipasi longsor.

Selanjutnya, pembangunan drainase dilaksanakan di ruas Palattae–Bojo pada STA 0+425 guna mendukung sistem aliran air dan menjaga daya tahan jalan.

Sementara di ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae, penanganan dilakukan melalui pengaspalan lapis antara (AC-BC) pada STA 17+550.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan proyek ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Sejumlah ruas yang sebelumnya rusak kini telah diaspal dengan kondisi lebih baik sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas fisik, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemprov Sulsel menargetkan seluruh pekerjaan dalam program MYP dapat berjalan sesuai jadwal agar memberikan dampak nyata terhadap mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

Selain itu, pengawasan di lapangan juga terus dilakukan guna memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Penulis : Addy

 Komentar