Pemkot Makassar

Pemkot Makassar launching Integrasi BPJS Ketenaga kerjaan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 19 Juni 2026 17:57

Pemkot Makassar launching Integrasi BPJS Ketenaga kerjaan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menghadirkan inovasi di tahun 2026 melalui peluncuran Program Makassar Berjasa (Berbagi Jaminan Sosial) yang terintegrasi dengan Sistem Keagenan Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) BPJS Ketenagakerjaan.

Program tersebut diluncurkan secara resmi di Lapangan Karebosi, Jumat (19/6/2026), sebagai hasil kolaborasi antara Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan guna memperluas perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh masyarakat, khususnya pekerja rentan, mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Menurutnya, program ini menyasar berbagai kelompok pekerja informal seperti pedagang kaki lima, nelayan, penjual sayur, RT/RW, pekerja keagamaan, penyandang disabilitas hingga komunitas seni yang selama ini rentan terhadap risiko kerja.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan anggaran APBD Tahun 2026 sebesar Rp27,22 miliar untuk memberikan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada 81.466 pekerja rentan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 45.000 pekerja juga mendapatkan perlindungan tambahan berupa Jaminan Hari Tua (JHT), sehingga cakupan perlindungan menjadi lebih komprehensif.

Untuk memperkuat implementasi program, Pemkot Makassar bersama BPJS Ketenagakerjaan membentuk 1.005 agen Perisai yang tersebar di 1.005 RW di seluruh wilayah kota.

Munafri menjelaskan, keberadaan agen Perisai menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta mempermudah proses pendaftaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di tingkat masyarakat.

Selain itu, program ini juga diyakini mampu mendorong percepatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Kota Makassar sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui peran sebagai agen Perisai.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan, serta penyerahan manfaat jaminan sosial kepada pekerja rentan dan ahli waris peserta.

Tak hanya itu, kerja sama juga dilakukan antara Perumda Pasar Makassar Raya dan BPJS Ketenagakerjaan guna memperluas perlindungan bagi pedagang pasar sebagai bagian dari sektor informal.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menambahkan bahwa program Makassar Berjasa merupakan langkah strategis untuk memastikan tidak ada pekerja yang tertinggal dari akses perlindungan sosial, sekaligus memperkuat kesejahteraan dan ketahanan ekonomi keluarga di Kota Makassar.

Penulis : Febri

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah14 Juli 2026 00:45
E-Puskeswan, Terobosan Digital Permudah Akses Layanan Kesehatan Hewan di Sidrap
Trotoar.id, Sidrap — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui Dinas Pe...
Metro13 Juli 2026 18:58
Event Dekranas dan HKG PKK 2026 Dongkrak Ekonomi Makassar, Transaksi Tembus Rp5 Miliar, Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
Trotoar.id, Makassar — Kesuksesan Kota Makassar menjadi tuan rumah Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46 dan Hari Kesatua...
Pendidikan13 Juli 2026 17:55
176 Murid RHIS Siap Diwisuda Tahfidz di Claro, Bukti Kegigihan Guru dan Siswa
Trotoar.id, Makassar — Prestasi membanggakan ditorehkan Ranu Harapan Islamic School (RHIS). Sebanyak 176 murid dinyatakan lulus ujian hafalan Al-Qur...
Politik13 Juli 2026 16:36
Dari Tangan Sang Anak, Manuver IAS Menuju Kursi Golkar Sulsel Dimulai: 22 DPD II Jadi Modal Politik
Trotoar.id, Makassar — Perebutan kursi Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memasuki babak yang semakin menarik.  Di tengah dinamika in...