BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Bulukumba kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan Inovasi Daerah (Bapperida). Inovasi bertajuk iCafe Hybrid Hub sukses mengantarkan tim inovator daerah ini menembus babak semifinal ajang bergengsi PIDI DIGDAYA X Hackathon 2026.
Keberhasilan tersebut diumumkan secara resmi pada Jumat, 19 Juni 2026, menandai langkah penting bagi Tim iCafe Hybrid Hub untuk melaju ke tahapan berikutnya, yakni Practitioner Training.
Capaian ini menjadi bukti bahwa inovasi daerah mampu bersaing di tengah ketatnya kompetisi teknologi nasional.
Ajang PIDI DIGDAYA X Hackathon 2026 sendiri merupakan kompetisi berskala nasional yang diinisiasi oleh Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) bersama sejumlah regulator sektor keuangan, seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ASPI, Fintech Indonesia, APUVINDO, dan LPPI.
Kompetisi ini dirancang untuk menjaring inovasi digital terbaik yang mampu menjawab tantangan strategis nasional, khususnya dalam sektor layanan publik, ekonomi digital, dan transformasi teknologi.
Perjalanan Tim iCafe Hybrid Hub menuju babak semifinal tidaklah mudah. Pada tahap awal, tim ini harus bersaing dengan lebih dari 3.000 peserta dari seluruh Indonesia, yang terdiri dari berbagai latar belakang profesional dan akademisi.
Seleksi ketat tersebut kemudian menyaring peserta menjadi 800 tim terbaik di babak semifinal.
Persaingan semakin mengerucut hingga hanya tersisa 480 tim yang berhak melanjutkan ke tahap lanjutan, termasuk tim asal Bulukumba.
Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diusung oleh Bapperida.
Pendekatan ini menggabungkan berbagai keahlian dari sejumlah instansi untuk menghasilkan solusi inovatif yang komprehensif.
Tim iCafe Hybrid Hub sendiri dihuni oleh talenta dari berbagai disiplin ilmu, di antaranya Ubayd Mantsur sebagai Project Leader, Raodatol Fitriyah sebagai peneliti lapangan, Endang Muliani sebagai analis kebijakan, Andi Nurhidayat sebagai domain expert, serta Awaluddin yang menangani aspek teknis dan desain.
Kolaborasi multidisiplin tersebut melahirkan inovasi iCafe Hybrid Hub, sebuah platform digital lintas sektor yang dirancang untuk mempercepat transformasi layanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.
Platform ini mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu ekosistem digital yang responsif, dengan fokus pada penguatan sektor pariwisata, pemberdayaan ekonomi kreatif lokal, serta akselerasi ekspor jasa digital.
Kepala Bapperida Bulukumba menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari komitmen kuat dalam membangun ekosistem inovasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Pendampingan intensif serta pembinaan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mendorong lahirnya inovasi berkualitas.
Ke depan, Tim iCafe Hybrid Hub dijadwalkan mengikuti tahapan Practitioner Training pada 24 Juni 2026.
Tahap ini akan menjadi penentu kesiapan tim dalam mengembangkan inovasi menjadi produk digital yang siap diimplementasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.



Komentar