Hak Angket

Siapa Yang Akan Diuntungkan Dengan Lahirnya Pansus Hak Angket?

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 25 Juni 2026 17:30

Siapa Yang Akan Diuntungkan Dengan Lahirnya Pansus Hak Angket?

TROTOAR.ID — Pusaran politik di Kabupaten Gowa kian memanas. Di ruang-ruang sidang DPRD, Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket terus bekerja, menggali keterangan dari berbagai pihak, mulai dari pejabat internal pemerintahan hingga saksi dari luar lingkar kekuasaan.

Agenda sidang berjalan maraton. Satu per satu saksi dihadirkan, dimintai klarifikasi, bahkan didalami keterangannya untuk mengurai simpul persoalan yang menjadi dasar bergulirnya hak angket tersebut.

Di tengah intensitas sidang yang terus meningkat, muncul satu pertanyaan krusial: siapa sebenarnya pihak yang paling diuntungkan dari proses politik ini?

Pertanyaan itu tidak sekadar retoris. Ia menjadi bahan perbincangan luas di tengah masyarakat, sekaligus memantik spekulasi tentang arah dan tujuan akhir dari hak angket DPRD Gowa.

Sejumlah kalangan menilai, hak angket ini bukan sekadar mekanisme kontrol biasa.

Akan tetapi dapat dipandang sebagai pintu masuk menuju upaya politik yang lebih besar yakni Pemakzulan kepala daerah.

Narasi pemakzulan pun perlahan menguat. Dinamika yang terjadi di internal DPRD dianggap mengarah pada skenario politik yang berujung pada pengakhiran masa jabatan kepala daerah di tengah jalan.

Namun, jalan menuju ke sana tidaklah sederhana. Prosesnya panjang, berlapis, dan sarat dengan mekanisme hukum yang ketat.

Hak angket hanyalah tahap awal. Setelah seluruh rangkaian sidang rampung,

Pansus akan merumuskan dan menyampaikan rekomendasi resmi kepada DPRD.

Rekomendasi itu kemudian menjadi dasar bagi DPRD untuk melangkah ke tahap berikutnya penggunaan hak menyatakan pendapat.

Di titik inilah eskalasi politik mencapai level yang lebih tinggi.

Hak menyatakan pendapat bukan lagi sekadar forum evaluasi, melainkan pernyataan resmi lembaga legislatif terhadap kinerja kepala daerah.

Jika DPRD sepakat menggunakan hak tersebut, maka proses tidak berhenti di situ. Pendapat DPRD harus melalui pengujian di Mahkamah Agung.

Mahkamah Agung menjadi penentu akhir dalam menguji apakah langkah politik DPRD memiliki dasar hukum yang kuat atau justru sebaliknya.

Dengan kata lain, keputusan akhir bukan berada di tangan DPRD semata.

Ada mekanisme checks and balances yang memastikan proses berjalan sesuai koridor hukum.

Hal ini sekaligus menjadi pengingat bahwa upaya pemakzulan tidak bisa dilakukan secara sepihak atau hanya berdasarkan kepentingan politik tertentu.

Di sisi lain, dinamika ini juga membuka ruang tafsir bahwa hak angket dapat dimanfaatkan sebagai alat tekanan politik terhadap kepala daerah.

Baik untuk kepentingan tawar-menawar kekuasaan, maupun sebagai strategi membangun opini publik menjelang momentum politik berikutnya.

Meski demikian, publik tetap menanti arah akhir dari proses ini. Apakah hak angket akan berujung pada langkah konstitusional yang lebih jauh, atau justru berhenti pada rekomendasi semata.

Yang pasti, setiap tahapan yang dilalui akan menjadi catatan penting dalam perjalanan politik di Kabupaten Gowa.

Di tengah riuhnya kepentingan dan tarik-menarik kekuasaan, satu hal yang menjadi sorotan utama adalah bagaimana proses ini tetap berjalan dalam rel hukum, bukan sekadar menjadi arena pertarungan politik.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah13 Agustus 2026 16:53
Pemkab Luwu Tak Menunggu Kekeringan Meluas, Pompa Air hingga Deep Well Disiapkan
LUWU, Trotoar.id — Kekeringan mulai mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu. Di tengah potensi kemarau berkepanjangan dan cuaca ekstrem, Pemeri...
Nasional13 Agustus 2026 16:49
Bulog Ungkap Stok Jagung Sulselbar 52.565 Ton, Harga SPHP untuk Peternak Rp5.500 per Kg
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan mahalnya biaya pakan kembali menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Sulawesi Selatan bersa...
Metro13 Agustus 2026 16:31
Pemakzulan Bupati Gowa: Mulus ke Mahkamah Agung atau Mental di Meja Hukim?
GOWA, Trotoar.id — Tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Gowa telah mengunci sikap politiknya. Hak menyatakan pendapat disepakati, dengan agenda paling kon...
Parlemen13 Agustus 2026 14:22
Harga Telur Anjlok, Komisi B DPRD Sulsel Bongkar Beban Peternak dari Hulu ke Hilir
MAKASSAR, Trotoar.id — Harga telur ayam ras di Sulawesi Selatan kembali menjadi persoalan serius bagi peternak.  Di satu sisi harga jual telur di t...