Pemprov Sulsel

Penguatan Jamkrida Sulsel: Strategi Memperluas Akses Pembiayaan UMKM dan Mendorong Ekonomi Daerah

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 29 Juni 2026 18:03

Penguatan Jamkrida Sulsel: Strategi Memperluas Akses Pembiayaan UMKM dan Mendorong Ekonomi Daerah

Makassar, Trotoar.id — Di tengah tantangan akses pembiayaan yang masih menjadi hambatan utama bagi pelaku UMKM, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan peran PT Jamkrida Sulsel sebagai instrumen penting dalam ekosistem ekonomi daerah.

Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Sulsel, Jufri Rahman, saat membuka Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 di Makassar, Senin (29/6/2026).

Forum ini bukan sekadar agenda rutin korporasi, melainkan ruang strategis untuk menentukan arah kebijakan penjaminan kredit yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.

“Jamkrida adalah bagian dari infrastruktur ekonomi daerah. Perannya krusial dalam menjawab persoalan klasik UMKM, yaitu keterbatasan agunan,” ujar Jufri.

Dalam struktur ekonomi daerah, UMKM memiliki kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi lokal.

Namun, keterbatasan akses terhadap pembiayaan formal masih menjadi bottleneck.

Di sinilah peran lembaga penjamin seperti Jamkrida menjadi vital—menjembatani pelaku usaha yang layak secara bisnis tetapi belum bankable secara administratif.

RUPS kali ini menyoroti beberapa agenda strategis, mulai dari evaluasi kinerja 2025 hingga penguatan tata kelola perusahaan melalui audit independen.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan transparansi sekaligus meningkatkan kepercayaan mitra perbankan dan investor.

Lebih jauh, Pemprov Sulsel juga mendorong diversifikasi layanan melalui percepatan pembentukan Unit Usaha Syariah.

Inisiatif ini dinilai memiliki potensi besar mengingat meningkatnya kebutuhan pembiayaan berbasis prinsip syariah, khususnya di sektor UMKM dan koperasi.

“Ekspansi ke layanan syariah bukan hanya pilihan bisnis, tetapi respons terhadap permintaan pasar yang terus tumbuh,” kata Jufri.

Selain ekspansi layanan, penguatan kelembagaan menjadi fokus utama. Transformasi badan hukum menjadi Perseroda, penyusunan regulasi penyertaan modal, serta pemenuhan standar ekuitas sesuai regulasi OJK merupakan langkah penting untuk meningkatkan kapasitas penjaminan.

Secara ekonomi, penguatan ini akan berdampak langsung pada peningkatan leverage pembiayaan.

Dengan kapasitas penjaminan yang lebih besar, Jamkrida dapat membuka akses kredit lebih luas, yang pada akhirnya mendorong ekspansi usaha, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya beli masyarakat.

Namun demikian, Jufri mengingatkan bahwa ekspansi harus tetap berbasis prinsip kehati-hatian.

Ia menekankan pentingnya memastikan setiap kerja sama bisnis memberikan nilai tambah nyata, baik bagi perusahaan maupun bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita ingin pertumbuhan yang sehat, bukan sekadar ekspansi. Setiap kerja sama harus memberikan kontribusi nyata,” tegasnya.

Ke depan, tantangan yang dihadapi tidak ringan. Ketidakpastian ekonomi global, dinamika suku bunga, serta risiko kredit UMKM menjadi faktor yang harus dikelola secara cermat.

Oleh karena itu, penguatan manajemen risiko, inovasi produk, dan kolaborasi dengan perbankan menjadi kunci.

Di sisi lain, sinergi antara Jamkrida dan pemerintah daerah juga akan menentukan efektivitas intervensi kebijakan.

Ketika penjaminan kredit terintegrasi dengan program prioritas daerah, dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi akan lebih terarah dan berkelanjutan.

Optimisme tetap dijaga. Dengan tata kelola yang profesional, inovasi berkelanjutan, serta dukungan kebijakan yang kuat, Jamkrida Sulsel diharapkan mampu berkembang menjadi BUMD yang tidak hanya sehat secara finansial, tetapi juga menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi inklusif di Sulawesi Selatan.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen14 Juli 2026 19:01
Komisi E DPRD Sulsel “Kuliti” Dinas Pendidikan, Ribuan Siswa Tak Tertampung di SMA/SMK Negeri
Makassar, Trotoar.id — Komisi E DPRD Sulawesi Selatan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel menyusul banyaknya ...
Metro14 Juli 2026 18:02
Makassar Jadi Laboratorium Digital Bansos, 6.000 Agen Disiapkan Awasi Akurasi dan Transparansi
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali mendapat panggung dalam agenda transformasi digital nasional. Kali ini, Kementerian Sosial R...
Metro14 Juli 2026 17:59
Pemkot Makassar Perkuat Mitigasi Bencana, Libatkan 23 Kampus dan Siapkan 23 Ribu Mahasiswa Tangguh
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kian serius memperkuat sistem mitigasi kebencanaan di tengah meningkatnya ancaman banjir, cuaca ekst...
Daerah14 Juli 2026 16:41
Bupati Barru Gandeng KKDB, Ajak Diaspora Investasi dan Bangun Daerah
Barru, Trotoar.id — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mulai merajut kekuatan baru dari luar daerah. Melalui audiensi bersama Kerukunan Keluarga D...