Pemkot Makassar

Aliyah Mustika Ilham Tinjau Pengelolaan Sampah Modern di Bali, Perkuat Komitmen Makassar Jadi Kota Bersih

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 05 Juli 2026 16:35

Aliyah Mustika Ilham Tinjau Pengelolaan Sampah Modern di Bali, Perkuat Komitmen Makassar Jadi Kota Bersih

Denpasar, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan berkelanjutan.

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kunjungan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, ke PT Enviro Mas Sejahtera di Denpasar, Bali, Minggu (5/7/2026).

Kunjungan yang berlangsung di Kantor PT Enviro Mas Sejahtera, Jalan Kusuma Bangsa No. 3, Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, tersebut bertujuan untuk mempelajari inovasi dan teknologi pengolahan sampah yang diterapkan perusahaan sebagai referensi bagi Kota Makassar.

Dalam kegiatan itu, Aliyah didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman.

Kehadiran keduanya menegaskan keseriusan Pemerintah Kota Makassar dalam mencari solusi inovatif guna meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

Rombongan menerima pemaparan langsung dari Direktur PT Enviro Mas Sejahtera, Agung Ngurah Panji Astika, terkait teknologi pengolahan sampah ramah lingkungan berbasis SOMYA Digester yang dinilai mampu mengolah sampah organik secara cepat dan efisien.

Aliyah Mustika Ilham menyampaikan, persoalan sampah merupakan isu strategis yang membutuhkan inovasi, kolaborasi, serta komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Kota Makassar untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan sampah. Kami berharap inovasi yang diperoleh dapat menjadi referensi dalam memperkuat sistem persampahan di Makassar,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Makassar terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak guna menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala DLH Makassar, Helmy Budiman, menilai pemanfaatan teknologi menjadi kebutuhan mendesak dalam menjawab persoalan sampah yang semakin kompleks.

Menurutnya, kondisi persampahan di Makassar saat ini sudah memerlukan penanganan serius, khususnya terkait dominasi sampah organik yang mencapai lebih dari separuh total timbulan sampah.

“Sekitar 56 hingga hampir 60 persen sampah di Makassar adalah sampah organik. Karena itu, kami membutuhkan teknologi yang mampu mempercepat proses pengolahannya,” jelas Helmy.

Ia juga mengungkapkan bahwa Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Makassar saat ini masih menggunakan sistem open dumping dan telah mendapatkan sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, tengah melakukan berbagai pembenahan dan menargetkan penghentian sistem open dumping secara bertahap.

“Insyaallah tahun ini kami terus berbenah. Ke depan, TPA hanya akan menerima sampah residu, sementara sampah organik akan diolah sejak dari sumbernya melalui pemilahan dan pemanfaatan teknologi,” tambahnya.

Di sisi lain, Direktur PT Enviro Mas Sejahtera, Agung Ngurah Panji Astika, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Kota Makassar dan menyambut baik peluang kerja sama ke depan.

Menurutnya, teknologi SOMYA Digester memiliki berbagai keunggulan, di antaranya mampu mengolah sampah organik menjadi kompos hanya dalam waktu 4 hingga 8 jam, jauh lebih cepat dibanding metode konvensional yang membutuhkan waktu berbulan-bulan.

“Teknologi ini juga mampu mereduksi volume sampah hingga hampir 90 persen tanpa proses pembakaran, sehingga tidak menghasilkan emisi karbon maupun gas berbahaya penyebab bau,” jelasnya.

Agung menambahkan, teknologi tersebut dilengkapi sistem Human Machine Interface (HMI) berbasis layar sentuh sehingga mudah dioperasikan dan tidak membutuhkan lahan luas, sehingga dapat diterapkan di berbagai fasilitas seperti hotel, restoran, rumah sakit, hingga kawasan komersial.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat mengadopsi teknologi pengelolaan sampah yang tepat guna sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan Makassar sebagai kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Penulis : Anti Makassar

 Komentar

Berita Terbaru
Uncategorized22 Agustus 2026 22:56
Atasi Krisis Air Petani, Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Sumur Bor untuk 40 Hektare Sawah di Gowa
GOWA, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan sumur bor kepada kelompok tani di Desa Bori Tallasa, Kecamatan Pallangga...
Parlemen22 Agustus 2026 18:24
Salman Alfarizi Karsa Serap Aspirasi Warga Tamamaung, Beasiswa Jadi Sorotan
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Salman Alfarizi Karsa, menyerap langsung aspirasi warga dalam kegiatan Pengawasan APB...
Nasional22 Agustus 2026 17:18
Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Perintahkan Tambah Pompa dan Sumur Bor
KUBU RAYA, — Presiden Prabowo Subianto turun langsung mengecek penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Ray...
Hukum22 Agustus 2026 17:09
MA Larang JPU Ajukan Banding dan Kasasi atas Putusan Bebas, SEMA 4/2026 Terbit
JAKARTA, Trotoar.id — Mahkamah Agung (MA) menerbitkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2026 yang menegaskan bahwa jaksa penuntut umu...