Pemprov Sulsel

Gubernur Sulsel Tinjau Rehabilitasi Irigasi Leang Londrong, Perkuat Pasokan Air untuk 1.200 Hektare Sawah di Pangkep

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 07 Juli 2026 18:17

Gubernur Sulsel Tinjau Rehabilitasi Irigasi Leang Londrong, Perkuat Pasokan Air untuk 1.200 Hektare Sawah di Pangkep

Pangkep, Trotoar.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meninjau langsung progres rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Leang Londrong di Desa Bonto Langkasa, Kecamatan Minasate’ne, Kabupaten Pangkep, Selasa (7/7/2026).

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memastikan percepatan pembangunan infrastruktur pertanian, khususnya penguatan sistem irigasi guna mendukung produktivitas dan ketahanan pangan daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Pangkep, Muh Yusran Lalogau, serta Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sulsel, Astina Abbas.

Andi Sudirman menjelaskan, rehabilitasi DI Leang Londrong merupakan bagian dari Paket 3 Multi Years Project (MYP) yang mencakup sejumlah daerah, yakni Kabupaten Pangkep, Barru, Sidenreng Rappang (Sidrap), dan Pinrang, dengan total anggaran mencapai Rp104,95 miliar.

Khusus di Kabupaten Pangkep, pemerintah provinsi mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,77 miliar untuk rehabilitasi DI Padaelo dan DI Leang Londrong.

“Di DI Leang Londrong ini kita memperbaiki jaringan irigasi yang melayani sekitar 1.200 hektare lahan pertanian. Sebelumnya terdapat banyak kebocoran di sejumlah titik sehingga distribusi air tidak optimal, terutama ke wilayah hilir,” ujarnya.

Melalui rehabilitasi ini, distribusi air diharapkan kembali normal sehingga petani dapat menjalankan musim tanam dengan lebih terjamin tanpa kekhawatiran kekurangan air.

Gubernur menegaskan, perbaikan jaringan irigasi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keandalan infrastruktur pertanian sekaligus mendorong peningkatan hasil produksi pertanian.

“Target kita mengembalikan layanan irigasi yang sempat turun dari 100 persen menjadi sekitar 80 persen agar kembali optimal. Bahkan, ada potensi penambahan sekitar 100 hektare lahan yang bisa teraliri air,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat, untuk turut mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar kualitas.

“Kita ingin pekerjaan ini selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan, terutama oleh para petani,” tegasnya.

Rehabilitasi irigasi ini diharapkan tidak hanya memperbaiki sistem distribusi air, tetapi juga memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian secara berkelanjutan.

Penulis : Febri

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah28 Agustus 2026 22:23
KleponHolic dan Cerita UMKM yang Saling Menguatkan di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id — Sebuah produk kuliner tak pernah benar-benar lahir dari satu tangan. Di balik seporsi kue yang sampai ke meja pelanggan, ada pe...
Politik28 Agustus 2026 19:18
NasDem Sulsel Konsolidasi 257 Kader, Siapkan Strategi Hadapi Tahapan Pemilu 2027
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik menghadapi tahapan Pemilu yang dijadwalkan bergulir mulai awal ...
Daerah28 Agustus 2026 17:15
Gubernur Andi Sudirman Lepas 500 Offroader, Pesan Jaga Lingkungan dan Keselamatan
MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melepas sekitar 500 peserta Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 d...
Metro28 Agustus 2026 16:18
Munafri Ajukan Pembaruan Perda Aset Daerah, Tata Kelola Barang Milik Pemkot Makassar Diperketat
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong pembaruan tata kelola barang milik daerah untuk memperkuat kepastian hukum, ak...