
Makassar, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan kepada keluarga almarhum Muh Hafid Al-Imran (10), anak yang menjadi korban tenggelam di kawasan pantai depan Masjid 99 Kubah, Center Point of Indonesia (CPI), Kota Makassar.
Bantuan berupa santunan dan sejumlah paket sembako tersebut diserahkan melalui Staf Khusus Gubernur Sulsel, Achmad Hidayat, kepada ibu korban, Nurhadija Saipa, di kediamannya di Jalan Kakatua II, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sabtu (4/7/2026).
Achmad Hidayat mengatakan, bantuan tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur Sulsel sebagai bentuk kepedulian dan empati pemerintah terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Atas arahan Bapak Gubernur, kami menyerahkan bantuan sosial kemanusiaan kepada keluarga almarhum. Beliau memiliki kepedulian dan perhatian besar terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga,” ujarnya.
Nurhadija Saipa yang sehari-hari membantu mengurus Panti Asuhan Hikmah menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
“Terima kasih banyak kepada Bapak Gubernur atas bantuan dan kepeduliannya kepada kami. Semoga Allah membalas segala kebaikan beliau,” ungkapnya.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Sulsel, Wakil Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Kubah 99 Asmaul Husna, Ustadz Mufassir Arif, para imam masjid, serta pengurus Masjid 99 Kubah yang memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.

Diketahui, Muh Hafid Al-Imran meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi bersama dua orang saudaranya di pantai depan Masjid 99 Kubah, kawasan CPI Makassar, Kamis (2/7/2026) sore.
Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan, korban ditemukan sekitar pukul 18.37 WITA dalam kondisi meninggal dunia.


Komentar