
Makassar, Trotoar.id — Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Asni, menilai penganggaran proyek bendung di Lalengrie, Ujung Lamuru, sebagai bentuk pemborosan anggaran yang perlu mendapat perhatian serius.
Menurut Hasni, proyek tersebut tidak menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan pengairan sektor pertanian di wilayah tersebut.
Ia menegaskan, DPRD Sulsel bahkan telah merekomendasikan agar proyek bendung tersebut diaudit secara menyeluruh guna memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai peruntukan.

“Ini seharusnya tidak dianggarkan lagi. Apa yang dikerjakan di sana tidak sesuai ekspektasi,” tegas Asni.
Lebih lanjut, ia juga mendorong agar proses audit melibatkan aparat penegak hukum untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Hasni menilai, jika proyek tersebut tetap dilanjutkan tanpa evaluasi mendalam, maka berpotensi menjadi pemborosan anggaran yang berulang.
Ia menambahkan, masih banyak daerah di Sulawesi Selatan yang membutuhkan perhatian serius dalam pembangunan infrastruktur pengairan, terutama untuk mendukung sektor pertanian.

“Masih banyak kabupaten yang membutuhkan irigasi untuk sawahnya, termasuk pembangunan jalan tani. Sulsel ini masih sangat bergantung pada sektor pertanian sebagai andalan,” ujarnya.
Karena itu, ia menilai alokasi anggaran seharusnya difokuskan pada program-program yang benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Komisi D DPRD Sulsel, lanjut Hasni, akan terus melakukan pengawasan secara intensif terhadap proyek-proyek infrastruktur, termasuk yang berada di Kabupaten Bone.
Ia juga memastikan pihaknya akan mendorong pemeriksaan lebih lanjut terhadap proyek bendung tersebut agar tidak terjadi kesalahan sasaran dalam penggunaan anggaran.
“Pengawasan akan kami perketat, termasuk mendorong agar proyek ini diperiksa secara mendalam agar tidak salah sasaran,” pungkasnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh pihak agar lebih cermat dalam merencanakan dan merealisasikan proyek pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.


Komentar