Pemda Sidrap

Transformasi SDM Sidrap: Wamen P2MI Siap Kolaborasi, Bupati Siapkan Pusat Pelatihan

Awal Febri
Awal Febri

Minggu, 12 Juli 2026 17:36

Transformasi SDM Sidrap: Wamen P2MI Siap Kolaborasi, Bupati Siapkan Pusat Pelatihan

Trotoar.id, Sidrap — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengambil langkah strategis dalam mendorong transformasi sumber daya manusia (SDM) menuju pasar kerja global yang lebih profesional dan berdaya saing.

Komitmen tersebut ditandai dengan sinergi bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), yang mengarah pada perubahan profil pekerja migran dari sektor informal ke sektor formal yang berbasis keterampilan.

Kolaborasi ini mengemuka dalam kunjungan kerja Wakil Menteri P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, ke Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Ahad (12/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menegaskan kesiapan daerahnya untuk menjadi pilot project dalam penyiapan pekerja migran yang kompeten, terlindungi, dan bermartabat.

“Pemerintah Kabupaten Sidrap siap mendukung penuh agar anak-anak Sidrap dapat bekerja di luar negeri secara aman dan profesional. Lokasi pelatihan di Datae sudah kami siapkan, tinggal didorong programnya agar segera berjalan,” ujar Syaharuddin.

Ia menekankan bahwa momentum ini menjadi peluang besar bagi Sidrap untuk memperkuat kualitas SDM melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan perguruan tinggi lokal seperti ITKES Muhammadiyah Sidrap.

Melalui kerja sama tersebut, diharapkan putra-putri daerah yang memiliki kompetensi dapat diberangkatkan secara prosedural, dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan pasar kerja internasional.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla menilai Sidrap memiliki potensi besar sebagai daerah penyedia tenaga kerja berkualitas.

Ia menyebut sektor pekerja migran sebagai salah satu fondasi ekonomi nasional, dengan kontribusi remitansi mencapai sekitar Rp290 triliun pada tahun sebelumnya.

“Harapan Bapak Presiden, kita harus mengubah profil pekerja migran. Saat ini sekitar 72 persen masih berada di sektor informal. Target lima tahun ke depan, pekerja migran sektor formal yang skilled dan profesional harus meningkat minimal menjadi 35 persen,” jelas Dzulfikar.

Ia menambahkan, kunci utama transformasi tersebut terletak pada sertifikasi keterampilan serta penguasaan bahasa asing, seperti Jepang, Korea, dan Jerman. Pemerintah pusat pun siap memberikan pendampingan penuh kepada daerah untuk mencapai standar tersebut.

Pertemuan ini turut dihadiri Wakil Bupati Nurkanaah, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, sejumlah kepala OPD, para pimpinan perguruan tinggi di Sidrap, serta jajaran Sekretariat Daerah.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Sidrap diharapkan mampu menjadi model pengembangan pekerja migran yang tidak hanya berdaya saing global, tetapi juga memiliki perlindungan hukum yang kuat.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah28 Agustus 2026 22:23
KleponHolic dan Cerita UMKM yang Saling Menguatkan di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id — Sebuah produk kuliner tak pernah benar-benar lahir dari satu tangan. Di balik seporsi kue yang sampai ke meja pelanggan, ada pe...
Politik28 Agustus 2026 19:18
NasDem Sulsel Konsolidasi 257 Kader, Siapkan Strategi Hadapi Tahapan Pemilu 2027
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik menghadapi tahapan Pemilu yang dijadwalkan bergulir mulai awal ...
Daerah28 Agustus 2026 17:15
Gubernur Andi Sudirman Lepas 500 Offroader, Pesan Jaga Lingkungan dan Keselamatan
MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melepas sekitar 500 peserta Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 d...
Metro28 Agustus 2026 16:18
Munafri Ajukan Pembaruan Perda Aset Daerah, Tata Kelola Barang Milik Pemkot Makassar Diperketat
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong pembaruan tata kelola barang milik daerah untuk memperkuat kepastian hukum, ak...