Partai Golkar

IAS Sematkan Passapu kepada Ketum Golkar Bahlil Lahadalia, Simbol Penghormatan dan Kearifan Budaya Sulsel

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 18 Juli 2026 16:18

IAS Sematkan Passapu kepada Ketum Golkar Bahlil Lahadalia, Simbol Penghormatan dan Kearifan Budaya Sulsel

Makassar, Trotoar.id – Momen penuh makna mewarnai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan saat bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menyematkan Passapu kepada Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Sabtu.

Prosesi penyematan dilakukan sesaat sebelum Bahlil Lahadalia bersama jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memasuki ruang utama pelaksanaan Musda XI di Hotel Claro Makassar.

Penyematan Passapu berlangsung sederhana namun sarat makna. IAS secara langsung memasangkan penutup kepala tradisional khas Sulawesi Selatan itu kepada Bahlil sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyambutan kepada tamu kehormatan yang hadir membuka Musda Partai Golkar Sulsel.

Momen tersebut menjadi perhatian para peserta Musda dan kader Partai Golkar yang telah memenuhi lokasi acara.

Sejumlah kader turut mengabadikan prosesi tersebut sebagai simbol perpaduan antara agenda politik dan pelestarian budaya lokal.

Passapu merupakan penutup kepala tradisional yang menjadi salah satu simbol kebesaran masyarakat Sulawesi Selatan.

Dalam sejarah kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan, Passapu memiliki nilai filosofis yang tinggi dan tidak dapat dikenakan oleh sembarang orang.

Pada masa lampau, Passapu menjadi penanda strata sosial yang umumnya dikenakan oleh kalangan raja, bangsawan, hingga para ksatria atau tubarania.

Penggunaannya mencerminkan kehormatan, kepemimpinan, dan tanggung jawab dalam menjaga masyarakat.

Selain melambangkan kehormatan, Passapu juga memiliki makna keberanian dan kesiapsiagaan.

Dalam tradisi kerajaan, seorang panglima atau prajurit yang mengenakan Passapu dengan posisi tegak menandakan dirinya siap memimpin pasukan menuju medan pertempuran demi mempertahankan kehormatan dan wilayahnya.

Nilai-nilai tersebut menjadikan Passapu bukan sekadar pelengkap busana adat, tetapi juga simbol kepemimpinan, keberanian, keteguhan hati, serta kesiapan mengemban amanah.

Seiring perkembangan zaman, fungsi Passapu tidak lagi terbatas pada lingkungan kerajaan.

Kini, penutup kepala tradisional tersebut menjadi bagian penting dari pakaian adat Sulawesi Selatan yang digunakan dalam berbagai acara resmi, seperti prosesi pernikahan adat, penyambutan tamu kehormatan, upacara budaya, hingga pertunjukan seni.

Penyematan Passapu kepada Bahlil Lahadalia pada pembukaan Musda XI Partai Golkar Sulsel menjadi simbol penghormatan masyarakat Sulawesi Selatan kepada Ketua Umum Partai Golkar sekaligus menunjukkan komitmen kader Golkar untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah di tengah dinamika politik nasional.

Musda XI Partai Golkar Sulawesi Selatan sendiri menjadi momentum penting bagi partai berlambang pohon beringin tersebut dalam memilih kepengurusan baru sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi menghadapi agenda politik menuju Pemilu 2029.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 September 2026 16:46
12.361 KK di Panakkukang Diproyeksikan Nikmati Iuran Sampah Gratis, Nilainya Capai Rp2,8 Miliar
MAKASSAR, Trotoar.id — Program pembebasan iuran sampah yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus diperluas. Di Kecamatan Panakkukang, ...
Metro06 September 2026 16:03
Iuran Sampah Gratis Diperluas, 12.501 KK di Tamalanrea Berpotensi Nikmati Pembebasan
MAKASSAR, Trotoar.id — Kebijakan pembebasan iuran sampah Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar diperluas. Di Kecamatan Tamalanrea, jumlah rumah tangga y...
Metro06 September 2026 15:59
Memutus Rantai Pernikahan Usia Anak, TP PKK Sidrap Dorong Gerakan Bersama
SIDRAP, Trotoar.id — Pernikahan usia anak tidak hanya mengubah jalan hidup seorang anak. Dampaknya dapat merembet ke pendidikan, kesehatan, kondisi ...
Metro05 September 2026 15:27
Usaha Sambil Doa, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, SPAM hingga Salat Istisqa Minta Hujan
MAKASSAR, Trotoar.id— Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memilih menempuh dua jalur sekaligus menghadapi kemarau panjang dan krisis air bersih: berge...