Pemprov Sulsel

Sekda Sulsel Dukung One Marketplace Sulsel, Bajubodo Siap Jadi Marketplace Bersama 24 Kabupaten/Kota

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 29 Juli 2026 16:51

Sekda Sulsel Dukung One Marketplace Sulsel, Bajubodo Siap Jadi Marketplace Bersama 24 Kabupaten/Kota

Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat transformasi digital di sektor pengadaan barang dan jasa sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.

Melalui inisiatif One Marketplace Sulsel, platform e-marketplace Bajubodo didorong menjadi wadah bersama yang dapat dimanfaatkan pemerintah provinsi hingga seluruh pemerintah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, saat meninjau booth proyek perubahan One Marketplace Sulsel pada Pameran dan Seminar Implementasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 di Kantor Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan LAN, Makassar, Rabu (29/7/2026).

One Marketplace Sulsel merupakan proyek perubahan yang diinisiasi Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim, sebagai bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Tahun 2026.

Baca Juga  Potensi Rugikan Negara Hingga 4.2 Miliar, Jutaan Rokok Serta Miras Dimusnahkan

Jufri menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulsel memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan platform tersebut karena dinilai mampu memperkuat ekosistem ekonomi digital sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM dan pelaku usaha sektor informal.

“Saya memberikan dukungan penuh atas gerakan One Marketplace Sulawesi Selatan. Saya yakin gerakan ini akan menjadi wadah yang mampu mengakomodasi UMKM, pelaku ekonomi rumah tangga, hingga industri kecil untuk berkembang melalui pasar digital pemerintah,” ujar Jufri.

Menurutnya, keberhasilan proyek perubahan tidak hanya diukur dari proses implementasi awal, tetapi juga dari keberlanjutan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka menengah maupun panjang.

Karena itu, evaluasi secara berkala perlu dilakukan agar pengembangan One Marketplace Sulsel berjalan sesuai sasaran.

Baca Juga  Indira Yusuf Ismail Apresiasi Dedikasi Satgas Kebersihan dalam Acara Halalbihalal

Sementara itu, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim, menjelaskan bahwa One Marketplace Sulsel merupakan pengembangan dari platform Belanja Langsung Barang melalui Order Online (Bajubodo) yang telah diinisiasi Pemprov Sulsel sejak 2022 dan mulai efektif digunakan pada 2023.

Hingga saat ini, Bajubodo telah menampilkan 30.777 produk dari 1.046 penyedia, yang mayoritas merupakan UMKM lokal di Kota Makassar.

Keberhasilan tersebut menjadi dasar untuk memperluas pemanfaatannya ke seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

“Target kami bukan hanya digunakan di tingkat provinsi, tetapi juga menjadi marketplace bersama bagi pemerintah kabupaten dan kota melalui Gerakan One Marketplace Sulsel,” jelas Irawan.

Ia mengungkapkan, sepanjang 2025 nilai transaksi melalui Bajubodo telah mencapai Rp45,61 miliar.

Angka tersebut diyakini masih memiliki potensi besar untuk meningkat apabila seluruh pemerintah daerah ikut memanfaatkan platform tersebut dalam proses belanja barang dan jasa.

Baca Juga  Ini Penekanan Jufri Rahman di Kegiatan Temu Fungsional PBJ 2024

Selain memperluas akses pasar bagi UMKM, pengembangan One Marketplace Sulsel juga diarahkan untuk mendukung optimalisasi pendapatan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta memperkuat digitalisasi pengadaan pemerintah.

Dalam jangka pendek, proyek perubahan ini menargetkan penyusunan skema pengembangan fungsi Bajubodo sekaligus implementasi awal di satu pemerintah kabupaten dan satu pemerintah kota.

Selanjutnya, pada tahap menengah, pemanfaatannya akan diperluas ke seluruh 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Adapun dalam jangka panjang, One Marketplace Sulsel diharapkan menjadi ekosistem pasar digital terpadu yang menghubungkan pemerintah daerah dengan UMKM lokal, sehingga produk-produk unggulan Sulawesi Selatan memiliki akses pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...