Putra Mandar

Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 29 Juli 2026 20:06

Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama

PANAMA, Trotoar.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra bangsa di kancah internasional. Herson Rasyha Wilajaya (14), siswa SMP IT Al Biruni Mandiri Makassar, berhasil meraih gelar Grand Champion pada ajang ALOHA International Mental Arithmetic Competition 2026 yang digelar di Panama Convention Center, Panama, Amerika Tengah, pada 27 Juli 2026.

Keberhasilan Herson menjadi Grand Champion menempatkan Indonesia di puncak kompetisi berhitung cepat tingkat dunia yang diikuti sekitar 1.000 peserta dari 21 negara.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Pelajar kelahiran Majene, Sulawesi Barat, 18 Juni 2012 itu tampil impresif setelah mampu menyelesaikan 70 soal aritmetika mental dalam waktu kurang dari lima menit tanpa menggunakan alat bantu hitung, mengungguli para peserta dari berbagai negara.

Kompetisi ALOHA International Mental Arithmetic merupakan salah satu kejuaraan bergengsi dunia yang menguji kecepatan, ketepatan, konsentrasi, dan daya ingat anak-anak dalam menyelesaikan soal matematika menggunakan visualisasi mental.

Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Selama hampir dua bulan, sejak April hingga pertengahan Juli 2026, Herson menjalani latihan intensif dan disiplin untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi internasional tersebut.

Hasilnya, siswa kelas IX SMP IT Al Biruni Mandiri Makassar itu tidak hanya mengharumkan nama sekolahnya, tetapi juga membawa nama Makassar, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Indonesia ke podium tertinggi dunia.

Ini merupakan pencapaian tertinggi dalam hidup saya. Kerja keras dan ketekunan selama berlatih akhirnya membuahkan hasil,” ujar Herson melalui pesan singkat, Rabu (29/7/2026).

Herson mengaku tidak pernah membayangkan mampu menjadi Grand Champion mengingat ketatnya persaingan dengan sekitar seribu peserta terbaik dari berbagai negara.

Semoga prestasi ini bisa saya pertahankan dan menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya usai bersilaturahmi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Panama, Hendra Halim.

Duta Besar RI untuk Panama, Hendra Halim, menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa yang diraih Herson. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing dan meraih pengakuan di tingkat dunia.

Pencapaian Ananda Herson merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Keberhasilannya meraih Grand Champion menunjukkan bahwa kemampuan pelajar Indonesia mendapat pengakuan dunia,” ujar Hendra.

Ia berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berani bermimpi, bekerja keras, dan berprestasi di berbagai bidang, khususnya pendidikan.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Al Biruni Mandiri School, Muhammad Arafah Kube, yang mendampingi Herson di Panama, mengaku bangga atas pencapaian anak didiknya.

Menurutnya, keberhasilan Herson merupakan buah dari disiplin, konsistensi, dan semangat belajar yang selama ini terus ditanamkan di lingkungan sekolah.

Ini prestasi yang sangat luar biasa. Seluruh kerja keras, kedisiplinan, dan ketekunan Herson akhirnya terbayar dengan hasil yang membanggakan Indonesia di panggung dunia,” kata Arafah.

Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pelajar Indonesia, khususnya siswa-siswi SMP IT Al Biruni Mandiri Makassar, untuk terus mengembangkan potensi dan berani bersaing di level internasional.

Arafah juga mendorong pemerintah agar memberikan perhatian lebih besar kepada pelajar berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia, sehingga mereka mendapatkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan kemampuannya.

Kompetisi ALOHA International Mental Arithmetic merupakan ajang internasional yang diselenggarakan secara berkala dengan mempertemukan peserta terbaik dari berbagai negara.

Selain menguji kemampuan berhitung cepat tanpa alat bantu, kompetisi ini bertujuan melatih logika berpikir, konsentrasi, daya ingat, ketelitian, serta membangun rasa percaya diri anak-anak sejak usia dini.

Prestasi Herson menjadi bukti bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan pendidikan yang tepat, pelajar Indonesia mampu berdiri sejajar bahkan menjadi yang terbaik di panggung dunia.

Penulis : Upiq

 Komentar