
BULUKUMBA, Trotoar.id – Semangat membangun karakter generasi muda mewarnai Apel Besar Hari Pramuka Kabupaten Bulukumba yang dipimpin Wakil Bupati Bulukumba sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bulukumba, Andi Edy Manaf, di Lapangan Kampung Pramuka Kalamassang, Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang, Kamis (6/8/2026).
Apel tersebut menjadi momentum penting bagi Gerakan Pramuka Bulukumba. Selain menutup Perkemahan Kwartir Ranting Gantarang, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan pelepasan kontingen Bulukumba yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.
Ratusan anggota Pramuka, pembina, pelatih, pengurus Kwarcab, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimcam Gantarang, kepala sekolah, hingga tokoh pendidikan hadir dalam kegiatan yang menjadi ajang konsolidasi gerakan pendidikan karakter di Kabupaten Bulukumba.

Dalam sambutannya, Andi Edy Manaf menegaskan bahwa Hari Pramuka bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat komitmen bersama dalam membina generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Menurutnya, selama lebih dari enam dekade, Gerakan Pramuka telah membuktikan diri sebagai wadah pembentukan karakter yang mampu melahirkan generasi disiplin, mandiri, cinta tanah air, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Di tengah derasnya arus digitalisasi, kemajuan teknologi, kecerdasan buatan, hingga tantangan global, bangsa ini membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan tangguh secara mental.
Saya meyakini Gerakan Pramuka merupakan salah satu benteng terbaik untuk membentuk karakter tersebut,” tegas Edy Manaf.

Ia menambahkan, melalui pendidikan kepramukaan, para anggota dilatih menjadi pribadi yang memiliki jiwa kepemimpinan, mampu bekerja sama, menjunjung tinggi gotong royong, disiplin, peduli terhadap lingkungan, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Kwarcab Bulukumba secara resmi melepas 31 peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026 beserta enam orang pembina pendamping yang akan mewakili Kabupaten Bulukumba di ajang pertemuan Pramuka terbesar tingkat nasional.
Kepada seluruh kontingen, Edy Manaf berpesan agar menjaga nama baik Bulukumba selama mengikuti Jambore Nasional serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar, memperluas wawasan, dan membangun persahabatan dengan peserta dari seluruh Indonesia.
“Kalian adalah duta daerah. Tunjukkan sikap santun, disiplin, rendah hati, menghargai perbedaan, serta buktikan bahwa Pramuka Bulukumba adalah Pramuka yang berkualitas,” pesannya.
Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta agar tidak pernah berhenti bermimpi, terus belajar, dan memiliki keberanian menghadapi setiap tantangan.
Menurutnya, para anggota Pramuka hari ini merupakan calon pemimpin yang akan menentukan masa depan Bulukumba dan Indonesia.
Sebelumnya, Wakil Ketua Kwarcab Bulukumba, H. Safiuddin, memaparkan capaian Gerakan Pramuka Bulukumba sepanjang Agustus 2025 hingga Agustus 2026.
Berbagai program strategis berhasil dilaksanakan, mulai dari pengiriman puluhan pembina mengikuti 1st South Sulawesi Indaba 2025, menjadi tuan rumah Kursus Pelatih Pembina Pramuka Lanjutan (KPL) Tingkat Nasional, pelaksanaan Cikal Part 7, Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar, pencanangan Kampung Pramuka di Kajang, hingga partisipasi pada berbagai kegiatan tingkat regional dan nasional.
Safiuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba, khususnya Bupati Bulukumba selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), atas dukungan berkelanjutan terhadap pengembangan Gerakan Pramuka sehingga berbagai program pembinaan dapat berjalan dengan baik.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bulukumba memberikan penghargaan kepada Kwartir Ranting (Kwarran) terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pembinaan kepramukaan. Predikat terbaik pertama diraih Kwarran Gantarang, disusul Kwarran Kajang di posisi kedua, dan Kwarran Rilau Ale di peringkat ketiga.
Apel Besar Hari Pramuka tahun ini tidak hanya menjadi peringatan hari bersejarah bagi Gerakan Pramuka, tetapi juga menegaskan komitmen Bulukumba dalam mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan di tengah perubahan zaman yang semakin dinamis.


Komentar