Partai Golkar

Golkar Sulsel Pangkas Struktur, 197 Pengurus Disiapkan,

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 22 September 2026 21:14

Golkar Sulsel Pangkas Struktur, 197 Pengurus Disiapkan,

MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin mulai menata ulang mesin partai setelah terpilih memimpin Golkar Sulsel periode 2025-2030. 

Komposisi tersebut diumumkan dalam rapat pleno sekaligus silaturahmi pengurus DPD I Partai Golkar Sulsel yang digelar di Hotel Swiss-Belinn, Jalan Ujung Pandang, Makassar.

Jumlah 197 pengurus ini menjadi gambaran awal bagaimana Ilham Arief Sirajuddin menyusun barisan partai untuk lima tahun ke depan. 

Struktur kepengurusan tidak dibuat gemuk, namun diarahkan agar lebih selektif dan fungsional.

Ilham mengakui, jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari lebih dari 200 nama yang sebelumnya diusulkan untuk mengisi struktur DPD I Golkar Sulsel.

“Kami di formatur juga kewalahan menyeleksi calon pengurus, kami awalnya mengusulkan 200 lebih pengurus, tetapi kami diminta DPP di bawah 200. Jadi saya betul-betul menyeleksi nama-nama yang masuk pengurus,” kata Ilham.

Namun, nama-nama yang tidak masuk dalam struktur 197 pengurus bukan berarti keluar dari orbit kerja politik Golkar Sulsel. 

Ilham menyiapkan ruang lain bagi mereka melalui badan-badan strategis partai.

Para kader yang tidak masuk struktur utama akan diarahkan memperkuat Badan Saksi dan Badan Pemenangan Pemilu. 

Dua badan ini disiapkan menjadi bagian penting dari mesin elektoral Golkar Sulsel.

Langkah tersebut membuat restrukturisasi Golkar Sulsel tidak sekadar soal pembagian jabatan di tubuh DPD I. 

Di balik pembatasan jumlah pengurus, terdapat agenda yang lebih besar, yakni memastikan seluruh potensi kader tetap dapat digerakkan untuk kepentingan organisasi dan pemenangan pemilu.

Ilham bahkan menempatkan Badan Saksi dan Badan Pemenangan Pemilu sebagai instrumen yang akan menentukan kekuatan Golkar menghadapi pertarungan politik ke depan.

“Yang tidak masuk dalam kepengurusan akan disiapkan di Badan Saksi dan Pemenangan Pemilu. Dua badan ini yang akan menjadi penentu kemenangan Partai Golkar ke depannya,” tegasnya.

Dengan demikian, 197 nama yang masuk dalam struktur DPD I bukan menjadi satu-satunya kekuatan Golkar Sulsel. Kader yang berada di luar struktur inti tetap diproyeksikan mengambil peran dalam kerja-kerja pemenangan di lapangan.

Pola ini sekaligus menunjukkan arah konsolidasi Golkar Sulsel di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin. Struktur partai dipadatkan, sementara perangkat pemenangan diperkuat untuk membangun mesin politik yang bekerja hingga ke tingkat akar rumput.

Konsolidasi tersebut menjadi penting bagi Golkar Sulsel untuk menghadapi agenda politik lima tahun ke depan. 

Dengan struktur baru dan penguatan badan pemenangan, tantangan berikutnya bagi kepemimpinan Ilham adalah memastikan seluruh kekuatan kader tidak berhenti pada susunan kepengurusan, tetapi benar-benar bergerak menjadi mesin politik yang efektif.

Penulis : Awal

 Komentar