Pemprov Sulsel

Andi Sudirman Lantik Andi Winarno Jadi Pj Sekda Sulsel, Minta Kawal Program Strategis

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 05 Oktober 2026 14:24

Andi Sudirman Lantik Andi Winarno Jadi Pj Sekda Sulsel, Minta Kawal Program Strategis

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman resmi mengangkat Andi Winarno Eka Putra sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan.

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (5/10/2026).

Momentum tersebut menandai dimulainya babak baru dalam kepemimpinan birokrasi Pemprov Sulsel setelah Sekda sebelumnya, Jufri Rahman, memasuki masa purnabakti pada 1 Oktober 2026.

Andi Winarno sebelumnya dipercaya menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda Sulsel untuk mengisi kekosongan jabatan pascapurnabakti Jufri Rahman. Kini, statusnya diperkuat menjadi Pj Sekda untuk memastikan roda pemerintahan berjalan tanpa jeda.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel.

Dalam prosesi pelantikan, Andi Sudirman menegaskan bahwa jabatan Pj Sekda bukan sekadar posisi administratif. Andi Winarno dituntut memastikan seluruh agenda pemerintahan, target pembangunan, dan program prioritas tetap berjalan secara berkesinambungan.

“Dengan ini secara resmi melantik Saudara Andi Winarno Eka Putra, S.STP., M.H., sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ujar Andi Sudirman saat membacakan keputusan pelantikan.

Gubernur menekankan, pekerjaan pertama yang harus dikawal Pj Sekda adalah memastikan target-target pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah daerah dapat direalisasikan.

“Bagaimana realisasi pekerjaan yang menjadi target, itu yang paling pertama. Kemudian target bagaimana program-program pemerintah, baik nasional, program Asta Cita Bapak Presiden maupun program-program provinsi,” tegasnya.

Menurut Andi Sudirman, posisi Sekda memiliki fungsi strategis sebagai penggerak koordinasi birokrasi. Karena itu, Pj Sekda harus mampu memastikan seluruh perangkat daerah bekerja dalam satu arah dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Ia juga meminta Andi Winarno tidak hanya mengandalkan laporan administratif dari jajaran OPD. Pj Sekda diminta turun langsung memantau perkembangan program strategis dan memastikan setiap target benar-benar dikerjakan di lapangan.

“Kemudian bagaimana menjadi teladan bagi yang dipimpin untuk selalu turun, melihat bagaimana mengikuti progresnya, ikut terlibat langsung dalam setiap program-program strategis provinsi,” pungkasnya.

Andi Sudirman juga menekankan pentingnya kesinambungan antara program pemerintah pusat dan agenda pembangunan Sulsel. Program Asta Cita Presiden menjadi salah satu agenda nasional yang harus diterjemahkan ke dalam kebijakan dan pelaksanaan pembangunan di daerah.

Dengan dilantiknya Andi Winarno sebagai Pj Sekda, Pemprov Sulsel kini memiliki figur yang bertugas memastikan transisi birokrasi berlangsung mulus sekaligus menjaga ritme pemerintahan tetap berjalan.

Tantangan Pj Sekda ke depan tidak ringan. Selain memastikan target program terealisasi, Andi Winarno juga harus menjaga soliditas birokrasi dan memperkuat koordinasi lintas-OPD agar berbagai program strategis Pemprov Sulsel tidak kehilangan momentum.

Andi Winarno sebelumnya ditunjuk sebagai Plh Sekda Sulsel setelah Jufri Rahman resmi memasuki masa purnabakti per 1 Oktober 2026. Dengan penetapan sebagai Pj Sekda, ia kini memegang tanggung jawab lebih besar untuk mengawal administrasi pemerintahan dan agenda pembangunan Sulawesi Selatan.

Penulis : Awal

 Komentar