Pemprov Sulsel

Naoemi: Perempuan Harus Kuatkan Diri Sebelum Menguatkan Keluarga

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 07 Oktober 2026 19:40

Naoemi: Perempuan Harus Kuatkan Diri Sebelum Menguatkan Keluarga

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Naoemi Octarina Sudirman mengajak perempuan tidak hanya fokus menjalankan berbagai peran dan tanggung jawab, tetapi juga memberi ruang bagi dirinya untuk mengenali, menguatkan, dan menata diri.

Pesan itu disampaikan Naoemi saat membuka kegiatan Mental Heart Excellence bertema “Perempuan Tangguh, Hati Bertumbuh, Keluarga Berdaya” di Makassar, Rabu (7/10/2026).

Menurut Naoemi, perempuan kerap berada di tengah berbagai tuntutan, baik sebagai anggota keluarga, pengurus organisasi maupun bagian dari masyarakat.

Karena itu, kemampuan mengelola emosi dan menjaga ketenangan menjadi bagian penting dalam menjalankan setiap peran.

“Sebagai perempuan, kita memiliki banyak peran dan tanggung jawab. Oleh karena itu, kita tidak hanya membutuhkan kemampuan untuk bekerja dan berkarya, tetapi juga ketenangan, integritas, empati, komunikasi yang baik, serta keteguhan hati,” ujar Naoemi.

Ia menilai penguatan kapasitas perempuan tidak cukup hanya melalui keterampilan teknis.

Perempuan juga perlu memiliki kemampuan mengenali dirinya, memahami emosinya, serta menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi, keluarga, dan peran sosial.

Bagi Naoemi, penguatan tersebut memiliki kaitan langsung dengan ketahanan keluarga. Perempuan yang mampu memahami dan menguatkan dirinya dinilai akan memiliki bekal lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Ketika seorang perempuan mampu menguatkan dirinya, ia juga akan mampu menguatkan keluarganya. Dari keluarga yang kuat dan berdaya, kita akan melahirkan masyarakat yang semakin berdaya,” lanjutnya.

Kegiatan yang digelar TP PKK Sulsel ini pun dirancang tidak sekadar sebagai forum seremonial.

Mental Heart Excellence menjadi ruang refleksi bagi peserta untuk sejenak keluar dari rutinitas dan melihat kembali kondisi diri, termasuk cara mengelola tekanan serta membangun komunikasi yang sehat.

Hadir sebagai narasumber utama Founder Heart Mapping Indonesia Ida Zubaida. Peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya mengenali karakter dan potensi diri, mengelola stres dan emosi, serta membangun keseimbangan dalam kehidupan.

Materi juga diarahkan pada penguatan komunikasi dalam keluarga dan kesadaran terhadap kesehatan emosional serta spiritualitas.

Pendekatan tersebut diharapkan membantu perempuan menghadapi berbagai peran tanpa kehilangan ruang untuk merawat dirinya sendiri.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus TP PKK, Bunda PAUD, serta Dekranasda dari Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Takalar.

Sepanjang kegiatan, peserta terlibat dalam sesi yang interaktif dan reflektif. Mereka diajak memahami diri secara lebih mendalam sekaligus membangun kesadaran bahwa ketahanan emosional merupakan bagian dari kualitas kehidupan keluarga.

Naoemi menempatkan penguatan perempuan sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang berdaya. Menurutnya, keluarga yang memiliki ketahanan akan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih kuat.

Melalui tema “Perempuan Tangguh, Hati Bertumbuh, Keluarga Berdaya”, TP PKK Sulsel mendorong agar pemberdayaan perempuan tidak hanya dimaknai sebagai peningkatan keterampilan dan produktivitas, tetapi juga sebagai proses membangun kekuatan dari dalam diri.

Dari perempuan yang mampu mengenali dirinya, mengelola emosinya, dan menjaga hubungan yang sehat di lingkungan keluarga, diharapkan tumbuh keluarga yang semakin tangguh dan mampu menghadapi tantangan kehidupan.

Penulis : Anti

 Komentar