
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Ilham Arief Sirajuddin, M.M. (IAS), mendapat apresiasi dari insan pers atas konsistensinya mendukung profesionalisme wartawan dan kemajuan organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Politisi senior Sulsel yang juga mantan Wali Kota Makassar dua periode itu dinobatkan sebagai Tokoh Peduli Wartawan Profesional dan Pendorong Kemajuan PWI dalam ajang PWI Awards.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat di sela-sela pengukuhan pengurus PWI Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Suwardi Tahir. Acara berlangsung di Hotel Claro Makassar, Sabtu (17/10/2026).
Penganugerahan ini menjadi bentuk apresiasi atas dukungan IAS terhadap perkembangan dunia pers dan organisasi kewartawanan.
Penghargaan itu juga menandai hubungan kemitraan yang selama ini terjalin antara IAS dan kalangan jurnalis.
Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara insan pers dan pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, profesional, dan independen di Sulawesi Selatan.
Apresiasi dari PWI menambah catatan penghargaan yang dikaitkan dengan perjalanan karier IAS, khususnya saat memimpin Kota Makassar pada periode 2004–2014.

Selama menjabat sebagai wali kota, IAS disebut menerima lebih dari 160 penghargaan tingkat nasional dan internasional. Ia juga pernah masuk nominasi World Mayor Prize pada 2012 dan 2014.
Sejumlah penghargaan yang dicantumkan dalam rekam jejaknya antara lain:
- Bintang Jasa Utama (2011), tanda kehormatan yang diberikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas jasa dan kontribusi kepada negara.
- Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha (2012), penghargaan terkait prestasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.
- Satyalancana Kebaktian Sosial, penghargaan yang dikaitkan dengan kontribusi dalam bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat.
- Penghargaan Peningkatan Produksi Beras (2008), apresiasi atas peningkatan produksi beras di Kota Makassar.
Penghargaan PWI Awards tersebut menjadi pengakuan dari kalangan pers atas dukungan IAS terhadap wartawan dan organisasi profesi. Ke depan, kemitraan yang sehat antara pers dan pemangku kepentingan diharapkan terus terjaga dengan tetap menghormati independensi jurnalistik. (*)

