Pemkot Makassar

AKI Menjadi Fokus Pemkot, Fatmawati Ajak Semua Pihak Terlibat

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 30 Desember 2022 17:35

Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi
Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi

Trotoar.id, Makassar — Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menjadi perhatian bagi semua stakeholder. 

Apalagi penurunan ini menjadi salah satu program prioritas nasional pembangunan kesehatan yang tertuang di dalam RPJMN 2019 – 2024.

Karenanya, dalam rangka mendukung program tersebut, Pemerintah Kota Makassar membentuk Tim Pokja Percepatan Penurunan AKI dan AKB yang dikukuhkan langsung oleh Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, di Ruang Sipakatau, Kamis (29/12/22). 

Tim Pokja ini terdiri dari 60 orang yang tergabung dari beberapa SKPD terkait dan organisasi profesi dan diketuai langsung oleh TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail. 

Dalam sambutannya, Fatmawati Rusdi mengatakan upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi dapat dilakukan dengan mengedepankan komitmen bersama.

Apalagi pihaknya menargetkan akan menjadikan angka penurunan AKI dan AKB berada di angka zero atau nol. 

Meskipun, katanya, kematian adalah ajal yang tak tahu kapan tibanya. 

Namun, antisipasi awal dapat dilakukan dengan memperhatikan kesehatan ibu selama masa kehamilannya.

“Kita target zero. Ini merupakan komitmen kita bersama. Puskesmas kita ada 47 harus bersinergi memberikan pelayanan dan info terbaik bagi ibu hamil yang datang memeriksakan kandungannya,” ucap Fatma. 

Sehingga, setiap ibu, bayi, dan balita bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan sesuai standar yang ada.

Fatmawati pun menitipkan pesan dan harapan kepada tim pokja yang baru terbentuk agar dapat melahirkan program kerja yang inovatif dalam percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kota Makassar.

Sementara, Ketua Tim Pokja Percepatan Penurunan AKI dan AKB Indira Yusuf Ismail, menambahkan pihaknya akan bekerja lebih keras untuk melahirkan program inovatif. Apalagi kesehatan ibu dan bayi di dalam kandungan bisa menentukan angka stunting di Kota Makassar. 

“Kita harus perhatikan ibu dan calon bayinya sejak dalam kandungan. Kami akan bekerja keras bersama teman-teman kesehatan soal isu krusial ini. Terlebih lagi karena stunting terkait dengan hal itu. Kita juga fokus menurunkan angka stunting saat ini,” pungkasnya.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 Juni 2026 23:13
Makassar Kembali Buka Penerimaan Calon Pekerja Migran Jepang
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kabar baik bagi calon pekerja migran dan peserta magang asal Sulawesi Selatan. Mulai 15 Juni 2026, Kota Makassar resmi menjad...
Metro17 Juni 2026 23:10
Gubernur Sulsel Respon Pelaksanaan Sensus Ekonomi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menjadi responden dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan Bad...
Metro17 Juni 2026 23:07
Wagub Sulsel Dukung Vestifal Adat Budaya Nusantara
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyatakan dukungannya terhadap rencana penyelenggaraan Festival Adat Buday...
Daerah17 Juni 2026 22:35
Bupati Sidrap Kawal Ketat Program OPD
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengawal ketat pelaksanaan program dan kinerja organisasi perangkat daera...