Anggota DPRD Makassar Bimtek Akhir Tahun di Bali, Agenda Tahunan atau Agenda Tahun Baru?

Awal Febri
Awal Febri

Minggu, 27 Desember 2020 22:09

Gedung Kantor DPRD Kota Makasaar. FOTO: Lt/Trotoar.id
Gedung Kantor DPRD Kota Makasaar. FOTO: Lt/Trotoar.id

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Menjelang pergantian tahun dari 2020 ke 2021, para Anggota DPRD Kota Makassar ramai-ramai melakukan kunjungan ke Bali dalam rangka menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) di sana yang berlangsung pada tanggal 27 sampai 29 Desember 2020.

Ditanggapi oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile menerangkan bahwa Bimtek itu memang selalu ada dalam agenda legislator. Namun apakah tidak pemborosan jika dilakukan di masa krisis akibat pandemi sekarang ini.

“Bimtek itu standar biayanya dan memang yang akan disampaikan oleh Kementerian, itu penting. Saya pikir untuk pengetahuan anggota dewan, wajarlah,” kata dia kepada Trotoar. Minggu (27/12/2020).

Hal itu dibenarkan juga oleh Humas DPRD Kota Makassar, Taufik Natsir. Menurutnya, ini adalah kegiatan yang direncanakan hasil Badan Musyawarah (Bamus) dan bukan secara dadakan.

“Agenda hasil Bamus, dan itu hak anggota dewan,” kata dia.

Selain itu, apakah agenda semacam ini tidak menghabiskan anggaran yang terbilang cukup besar. Menurut Taufik Natsir, justru harus dipakai karena jika tidak maka akan jadi silpa. 

“Justru kalau tidak terpakai menjadi silpa, karena sudah menjadi program kerja dalam rencana kerja DPRD,” ujarnya.

Nampaknya apa yang dilakukan oleh para Anggota DPRD di Makassar ini mendapat respons yang cukup keras dari Koordinator Komite Pemantau Legislatif (KOPEL), Ahmad Tang. Ia menyebut kelakuan legislator itu sangat konyol.

“Seharusnya mereka memikirkan bagaimana cara mencari solusi penanganan covid-19, justru mereka memperlihatkan perilaku yang kurang bagus,” kata dia kepada Trotoar.

Mestinya DPRD tahu diri, kata Ahmad Tang, kondisi pandemi di Makassar semakin meningkat itu yang harus dipikirkan, :”Bukan malah Bimtek di luar daerah yang menghabiskan banyak anggaran,” tegas pria ini.

Menurutnya, jika DPRD melakukan perjalanan keluar daerah di masa sekarang maka sama halnya mengkhianati rakyat. 

Ironisnya, tambah dia, masyarakat diminta untuk melakukan pembatasan aktivitas di luar rumah sementara wakil rakyat justru ingin melakukan perjalanan keluar daerah.

“Perjalanan ke luar daerah itu sangat berpotensi membawa virus kembali ke Makassar. Ataukah ini adalah agenda tahun baru?,” tandas Ahmad Tang. (Al/Lt)

 Komentar

Berita Terbaru
Uncategorized19 Oktober 2026 03:14
Pesan Ketua DPRD Sulsel di Usia ke-357: Perkuat Ekonomi, Wujudkan Swasembada Pangan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Memasuki usia ke-357 tahun, Provinsi Sulawesi Selatan diharapkan semakin maju dengan fondasi ekonomi yang kuat, swasembada pa...
Parlemen18 Oktober 2026 21:47
HUT ke-357 Sulsel, Supriadi Arif Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan bukan sekadar momentum untuk mengenang perjalanan panjang sejarah daera...
Parlemen18 Oktober 2026 21:42
HUT ke-357 Sulsel, Rahman Pina Menaruh Harapan Besar: Saatnya Jadi Lumbung Ekonomi Indonesia Timur
MAKASSAR, Trotoar.id — Tiga abad lebih telah dilalui Sulawesi Selatan dalam perjalanan sejarahnya. Selama 357 tahun, daerah ini tumbuh menjadi salah...
Olahraga18 Oktober 2026 17:33
IAS Dorong Gardu Domino Hadir hingga Pelosok Pinrang, PORDI Diminta Rangkul UMKM
PINRANG, Trotoar.id — Ketua Pengurus Provinsi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pengprov PORDI) Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS),...