Danny Harapkan Peningkatan Ekonomi dari Program Ojol Day, Dewan Tunggu Simulasinya

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 08 Maret 2021 18:17

Sebuah foto ojek online, (Google).
Sebuah foto ojek online, (Google).

TROTOAR.id—Salah satu program kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Danny-Fatma yang kini tengah ramai di perbincangkan adalah penetapan ojol day tiap hari Selasa. 

Masyarakat yang bekerja di instansi maupun perusahaan diharapkan menggunakan jasa online untuk beraktifitas di hari tersebut.

Meski di akui kini menjadi sorotan warga, Wali Kota Makassar Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan dengan adanya ojol day diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat yang mengais rejeki dengan berprofesi sebagai ojek online.

“Jadi ojol day ini kami cetuskan mengingat saat mulai masuk pandemi, warga yang kehilangan pekerjaan lalu beralih profesi menjadi ojek online. Ini yang harus kita bantu bersama agar taraf hidup mereka juga dapat meningkat. Di sinilah peranan kita untuk saling membantu menggerakkan roda perekonomian,” ungkap Danny.

Menurutnya lagi, tidak ada paksaan bagi masyarakat yang tetap ingin beraktifitas menggunakan kendaraannya masing-masing namun dengan catatan tarif parkir akan meningkat dari hari biasanya.

“Tidak ada paksaan. Ini bukan seruan mutlak yang harus dilakukan. Ojol day fungsinya kan saling membantu, jadi kalau ada yang tetap ingin berkendara dengan kendaraannya sendiri ya silahkan. Tapi ingat, akan ada tarif parkir yang meningkat di hari Selasa itu,” pungkasnya lagi saat ditemui usai menghadiri Forum Pinisi Sultan di Hotel Sheraton Makassar, Senin (8/3/2021).

Disinggung waktu penerapannya, Wali Kota Makassar yang kerap disapa Danny ini mengaku akan mencoba menelaah selama kurung waktu sebulan sembari melihat respon masyarakat Makassar.

“Jangan tergesa-gesa. Kita tinjau dulu respon masyarakat dan juga efektifitasnya selama sebulan ini. Silahkan berikan saya masukan agar regulasi ini bisa berjalan dinamis tanpa ada yang merasa dirugikan,” tambahnya.

Ia pun berjanji akan menggunakan ojek online untuk beraktifitas di hari Selasa tersebut.

“Pemimpin memberi contoh. Harus kita dulu lalu warganya. Saya siap ke kantor menggunakan ojek online,” tegasnya di akhir perjumpaan.

Anggota DPRD Makassar Fraksi Golkar Wahab Tahir (WT) menanggapi bahwa dewan masih menunggu simulasi dari pemkot Makassar terkait kebijakan ini.

“Saya masih menunggu simulasi dari pemkot soal tersebut,” katanya. Senin (8/3).

Penulis : Al/Lt

 Komentar

Berita Terbaru
Uncategorized19 Oktober 2026 03:14
Pesan Ketua DPRD Sulsel di Usia ke-357: Perkuat Ekonomi, Wujudkan Swasembada Pangan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Memasuki usia ke-357 tahun, Provinsi Sulawesi Selatan diharapkan semakin maju dengan fondasi ekonomi yang kuat, swasembada pa...
Parlemen18 Oktober 2026 21:47
HUT ke-357 Sulsel, Supriadi Arif Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan bukan sekadar momentum untuk mengenang perjalanan panjang sejarah daera...
Parlemen18 Oktober 2026 21:42
HUT ke-357 Sulsel, Rahman Pina Menaruh Harapan Besar: Saatnya Jadi Lumbung Ekonomi Indonesia Timur
MAKASSAR, Trotoar.id — Tiga abad lebih telah dilalui Sulawesi Selatan dalam perjalanan sejarahnya. Selama 357 tahun, daerah ini tumbuh menjadi salah...
Olahraga18 Oktober 2026 17:33
IAS Dorong Gardu Domino Hadir hingga Pelosok Pinrang, PORDI Diminta Rangkul UMKM
PINRANG, Trotoar.id — Ketua Pengurus Provinsi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pengprov PORDI) Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS),...