KPK

Dipimpin KPK, Firli Bahuri Bawa Tim Ke Kabupaten Gowa

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 07 Juni 2022 12:35

Ketua KPK Firli Bahuri tampak seperti sedang ngobrol dengan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dalam satu meja. (Dok: Humas Pemprov Sulsel).
Ketua KPK Firli Bahuri tampak seperti sedang ngobrol dengan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dalam satu meja. (Dok: Humas Pemprov Sulsel).

Trotoar.id, Makassar – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengumpul seluruh kepala daerah se Sulawesi Selatan, di desa Pakatto, Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan 

Salah satu agenda Ketua KPK mengumpul seluruh kepala daerah di Sulsel untuk mensosialisasikan pembentukan Desa Anti korupsi tahun 2022.

Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan, Ipi Maryati Kuding mengatakan kunjungan pimpinanbKPK ke Kabupaten Gowa untuk mensosialisasikan pembentukan desa anti korupsi 

“Pembukaan rangkaian kegiatan pembentukan desa antikorupsi 2022 diselenggarakan di Desa Pakatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan pada hari ini,” ucap Ipi Maryati dalam keterangannya, Selasa (7/6/2022).

Tujuan Program Desa Antikorupsi, kata Ipi untuk membangun integritas pejabat desa dan menyebarluaskan tentang pentingnya  nilai-nilai antikorupsi kepada pemerintah dan masyarakat desa. 

Termasuk meningkatkan peran masyarakat Desa dalam memperbaiki tata laksana pemerintahan desa yang berintegritas, serta peran masyarakat dalam melakukan pencegahan korupsi.

“Tahun ini, Desa Pakatto yang berada di wilayah Gowa, Sulawesi Selatan menjadi salah satu dari 10 calon percontohan desa antikorupsi yang ditetapkan oleh KPK,” tutur Ipi Maryati.

KPK berharap dengan kick off desa antikorupsi ini akan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya untuk menjadikan desanya menjadi desa yang bersih dari praktik korupsi.

“Harapannya budaya antikorupsi lahir dari level masyarakat desa dan terus menyebar hingga ke tingkat pemerintahan yang lebih tinggi,” Pungkas Ipi Maryati

Diketahui ada sembilan desa di Indonesia yang masuk sebagai wilayah percontohan sebagai desa anti korupsi diantaranya Desa Kamang Hilla, Kabupaten Agam, Sumatera Barat; Desa Hanura, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Desa Mungguk, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Desa Cibiru Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat; Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Desa Sukojati, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur; Desa Kutuh, Kabupaten Badung, Bali, Desa Kumbang, Kabupaten Lombok Timur, NTB dan Desa Batusoko Barat, Kabupaten Ende, NTT.

Hadir dalam Launching Desa Anti korupsi Ketua KPK Firli Bahuri, Menteri Desa PDDT A. Halim Iskandar, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman bersama sembilan Gubernur lainnya, Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana, Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Awan Nurmawan, Direktur Jenderal Bina Pemerintah Desa Kemendagri Yusharto Huntoyungo, serta Bupati Gowa Adnan Purichta.

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 Juni 2026 23:13
Makassar Kembali Buka Penerimaan Calon Pekerja Migran Jepang
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kabar baik bagi calon pekerja migran dan peserta magang asal Sulawesi Selatan. Mulai 15 Juni 2026, Kota Makassar resmi menjad...
Metro17 Juni 2026 23:10
Gubernur Sulsel Respon Pelaksanaan Sensus Ekonomi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menjadi responden dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan Bad...
Metro17 Juni 2026 23:07
Wagub Sulsel Dukung Vestifal Adat Budaya Nusantara
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyatakan dukungannya terhadap rencana penyelenggaraan Festival Adat Buday...
Daerah17 Juni 2026 22:35
Bupati Sidrap Kawal Ketat Program OPD
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengawal ketat pelaksanaan program dan kinerja organisasi perangkat daera...