DPRD Makassar Raker dengan BKD Soal Lelang Jabatan

Suriadi
Suriadi

Selasa, 16 Februari 2021 16:43

Komisi A menggelar Rapat Kerja dengan mitra kerja, Selasa (16/02/2021) di ruang Rapat Komisi A DPRD Makassar.
Komisi A menggelar Rapat Kerja dengan mitra kerja, Selasa (16/02/2021) di ruang Rapat Komisi A DPRD Makassar.

TROTOAR.id—Kisruh lelang jabatan di lingkup pemerintah Kota Makassar, beberapa minggu terakhir menuai perbedaan pandangan dari beberapa pihak. Hal ini mendesak DPRD Makassar khususnya Komisi A menggelar Rapat Kerja dengan mitra kerja, Selasa (16/02/2021) di ruang Rapat Komisi A DPRD Makassar.

Rapat kerja Komisi A DPRD Makassar bersama sejumlah mitra kerja digelar dalam rangka membahas Lelang Jabatan untuk mengisi Jabatan sejumlah Kepala SKPD yang mengalami kekosongan atau dijabat Pelaksana Tugas.

Raker dipimpin Ketua Komisi A DPRD Makassar Supratman, didampingi Sejumlah Anggota Komisi A Ari Azhari Ilham, Kasrudi, Anton Paul Goni, Rahmat Taqwa, dan Syamsuddin Raga.  

Hadir dalam rapat, Sekretaris Badan Kepegawaian & Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDMD) Kota Makassar Basri Rakhman, Sekretaris Inspektorat Kota Makassar M. Dahyal, Kepala Bagian Pemerintahan Kota Makassar, serta Bagian Hukum Pemerintah Kota Makassar.

Sekretaris BKPSDMD Kota Makassar Basri Rakhman, mengatakan lelang jabatan ini telah diminta sejak Kota Makassar dijabat oleh Pejabat pertama kali, namun izin mendagri keluar pada September lalu dan izin Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dikeluarkan baru pada 03 februari lalu. Tujuan dari ini adalah untuk mengisi jabatan yang masih kosong dan pengembangan ASN di kota Makassar.

“Kami telah meminta izin sejak Pj walikota yang pertama namun baru keluar pada februari lalu, makanya kami baru laksanakan. Pendaftaran ini sudah dilakukan melalui tim pansel yang dibentuk untuk mengisi jabatan yang kosong dan pengembangan SDM ASN kita di makassar dalam rangka memaksimalkan pelayanan publik. Itu saja,” tegas beliau saat ditemui pasca raker.

Ketua Komisi A DPRD Makassar Supratman, menyampaikan pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi untuk mengundur pelaksanaan lelang jabatan ini, mengingat walikota Terpilih Kota Makassar sebentar lagi akan menjabat. Selain itu ia menuturkan, banyaknya pejabat dari luar kota Makassar yang mengikuti pendaftaran lelang jabatan ini.

“Setelah Rapat kerja tadi kami berkesimpulan untuk mengeluarkan rekomendasi kepada pemerintah kota Makassar untuk mengundur Lelang jabatan ini. Walaupun, Pj walikota dan walikota terpilih sudah menemui jalan tengah, tapi kami sebagai anggota DPRD Makassar melakukan pengawasan sesuai Tupoksi kami. Karena menurut kami, ada beberapa alasan yang tidak memungkinkan ini (lelang jabatan),” ujar Legislator Partai Nasdem itu.

Penulis : Al/Tr

 Komentar

Berita Terbaru
Uncategorized19 Oktober 2026 03:14
Pesan Ketua DPRD Sulsel di Usia ke-357: Perkuat Ekonomi, Wujudkan Swasembada Pangan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Memasuki usia ke-357 tahun, Provinsi Sulawesi Selatan diharapkan semakin maju dengan fondasi ekonomi yang kuat, swasembada pa...
Parlemen18 Oktober 2026 21:47
HUT ke-357 Sulsel, Supriadi Arif Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan bukan sekadar momentum untuk mengenang perjalanan panjang sejarah daera...
Parlemen18 Oktober 2026 21:42
HUT ke-357 Sulsel, Rahman Pina Menaruh Harapan Besar: Saatnya Jadi Lumbung Ekonomi Indonesia Timur
MAKASSAR, Trotoar.id — Tiga abad lebih telah dilalui Sulawesi Selatan dalam perjalanan sejarahnya. Selama 357 tahun, daerah ini tumbuh menjadi salah...
Olahraga18 Oktober 2026 17:33
IAS Dorong Gardu Domino Hadir hingga Pelosok Pinrang, PORDI Diminta Rangkul UMKM
PINRANG, Trotoar.id — Ketua Pengurus Provinsi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pengprov PORDI) Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS),...