TROTOAR.ID, MAKASSAR — Rapat Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel yang digelar hingga tengah malam menolak usulan pemerintah Provinsi yang mengusulkan pembelian Helikopter.
Penolakan tersebut dikarenakan helikopter yang usul dibeli pemprov Sulsel jauh dari ekspektasi Dewan yang mengira helikopter yang ingin dibeli memang bertujuan untuk Penanggulangan Bencana
Akan tetapi helikopter yang ingin dibeli Pemprov adalah helikopter minum yang jarak terbangnya rendah dan cuma mampu menampung dua dua penumpang saja
“Untuk helikopter yang diusulkan kita tolak, karena kami kira helikopter yang diusulkan melalui BPBD adalah helikopter yang mempunyai mengangkut beberapa orang penumpang, yang bersin besar, ” Kata Ni’matullah Wakil ketua DPRD Sulsel
Bahkan dia menjelaskan helikopter yang hendak dibeli Pemprov dengan anggaran yang diusulkan sebesar Rp 30 miliar tersebut, bermesin satu sehingga dia menganggap cuma setingkat dari helikopter remote
“Kalau heli yang hendak dibeli ini adalah heli yang setingkat dari helikopter remote, hari kami tolak untuk pembelian helikopter yang cuma mampu terbang rendah, ” Kata Ketua DPD PD.
Sehingga Ketua DPD PD Sulsel menyebutkan dalam rapat banggar muncul opsi yang diajukan beberapa anggota, salah satunya opsi pemerintah untuk mengusulkan sewa pakai helikopter saja sesuai dengan kebutuhan sebab dengan sistem sewa makassar efisiensi anggaran dapat diwujudkan
“Tadi juga ada beberapa opsi teman-teman dalam rapat salah satunya opsi yang mengusulkan Pemprov untuk melakukan sewa pakai saja, agar anggaran bisa diefisiensikan, ” Tambahnya
Selain membahas soal helikopter, Banggar juga membahas soal usulan pemerintah mengalokasikan anggaran untuk stadion Mattoangin sebesar Rp200 miliar juga dibahas, sehingga ada kemungkinan usulan anggaran renovasi stadion dipangkas menjadi Rp100 miliar.
Dan kita juga meminta kepada Pemprov Sulsel untuk lebih dahulu melakukan kajian dan perencanaan terlebih dahulu, agar apa yang ingin diwujudkan pemprov dapat tergambarkan dari proses perencanaan.
“Untuk stadion Barombong kita sepakati anggaran Rp100 miliar saja, sebab kita mau Pemprov melakukan kajian teknis dan perencaan lebih matan lagi agar apa hasil yang ingin dia lain sesuai dengan harapan, ” Jelasnya
Sementara itu anggota Fraksi PAN Irwandi Natsir mengaku usulan sewa merupakan opsi yang harus diambil pemprov, sebab DPRD ingin pemerintah lebih fokus pada efisiensi anggaran dan mengutamakan apa yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat di Sulsel
“Ya kita rasa dengan sewa kita mampu melakukan efisiensi anggaran, sebab masih banyak beberapa hal yang menjadi kebutuhan dasar Masyarakat harus dipenuhi, seperti Rumah sakit, pendidikan dan beberapa sektor lainnya yang butuh anggaran, ” Jelas Irwandi Natsir. (Upi)


Komentar