Trotoar.id, Makassar – Wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengingatkan kepada seluruh anggota DPRD untuk tidak menjadi “Cukong” Proyek apalagi melakukan pembahasan anggaran secara sembunyi-sembunyi
Sehingga dia mendorong, dalam pembahasan anggaran dimulai dengan perencanaan yang matang serta transparan agar benar-benar apa yang diperjuangkan semua untuk rakyat
“Tidak apa-apa kalau anggota DPRD memperjuangkan aspirasi rakyat yang di wakili, akan tetapi jangan atas nama rakyat untuk mengawal kepentingan kelompok tertentu,” Ujarnya
Apa lagi KPK bersama pemerintah dan DPRD terus melakukan koordinasi dalam pengawasan penggunaan anggaran, termasuk memantau siapa yang mengatasnamakan rakyat untuk kepentingan dirinya dan kelompoknya.
“Proses penganggaran dimulai dari perencanaan, jangan ada yang pura-pura memaksakan aspirasi atas nama rakyat, tetapi ujung-ujungnya dia penyelenggara kegiatan,” Kata Alexander Marwata
Penekanan tersebut dikatakan sebagai salah satu Pencegahan yang coba dilakukan, namun meski demikian KPK akan terus melakukan pengawasan terhadap hal-hal yang bisa mengarah pada unsur tindak pidana korupsi.
“Jangan ada yang mendorong atas nama aspirasi rakyat, lalu yang kerjakan dia juga, itu kan tidak benar, kita mau semua program yang ada dalam perencanaan diserahkan ke ULP biar semua transparan dan bersih,” Ulasnya
Dia juga mengingatkan anggota DPRD tidak membawa kepentingan diluar dari kepentingan rakyat, apa lagi membawa kepentingan koorporasi atas nama rakyat
“Jangan kepentingan luar atau kelompok tertentu yang mengatasnamakan kepentingan rakyat untuk diperjuangkan, demi keuntungan pribadi,” Tegasnya


Komentar