TROTOAR.ID, MAKASSAR — Pernyataan kausa hukum camat sekota Makassar yang menyebut jika video dukungan para camat ke calon Presiden dan Wakil Presiden merupakan video editan, pernyataan tersebut bertolak belakang dengan pernyataan mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.
Syahrul Yasin Limpo dalam keterangannya ke sejumlah awak media menyebutkan jika video yang diambil bersama camat merupakan video konsumsi internal tim pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin dan bukan konsumsi publik.
“Video itu cuma konsumsi internal saja dan
Cuma selfie-selfieaja dengan para camat, sebenarnya untuk dokumentasi internal,” ungkap SYL, Jumat (22/2).
Video yang berdurasi 1 menit 26 detik tersebut menampilkan 15 camat sekota Makassar bersama dirinya di salah satu tempat di Kota Makassar, dimana terlihat para camat berdiri di belakang Syahrul Yasin Limpo setelah SYL memperkenalkan satu persatu camat sekota Makassar
Bahkan pada akhir video tersebut terdengar dengan jelas teriakan para camat mengungkapkan ‘harga mati” Setelah SYL menegaskan kemenangan Jokowi-Ma’ruf dalam video tersebut.
Bahkan mantan gubernur dua periode tersebut menegaskan jika pertemuan dirinya dengan seluruh camat sekota Makassar adalah ajang silaturahmi biasa untuk mempererat tali silaturahmi
“Untuk happy-happy saja, tidak ada niat yang lain. Kebetulan lama tidak ketemu, kayak begitu saja,” ungkap mantan Gubernur Sulsel dua periode tersebut.
Namun mantan ketua DPD Ini Golkar Sulsel tersebut enggang menjelaskan lebih jauh, dirinya mengaku akan menjelaskan hal tersebut saat diperiksa oleh pemeriksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) nantinya
SYL juga berjanji akan membeberkan lokasi pengambilan gambar dan waktunya saya meka lain pemeriksaan senin mendatang di bawaslu Sulsel. (UPI)
“Saya sudah janji dengan Bawaslu tidak akan ganggu proses hukum. Saya tidak bisa berikan keterangan lagi (kepada wartawan),” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan jika kuasa Hukum ke 15 camat sekota Makassar menyebutkan jika video tersebut adalah video editan dan tidak ada penegasan mendukung kabdidta tertentu pada pilpres melainkan kegiatan yang di hadiri para camat untukenggelar Deklarasi bebas narkoba


Komentar