Pemkot Makassar

Kunjungi 12 Lokus, Makassar Sudah Masuk Tahapan Penilaian Verifikasi Lapangan Kota Sehat 2023

Suriadi
Suriadi

Jumat, 22 September 2023 18:37

Kunjungi 12 Lokus, Makassar Sudah Masuk Tahapan Penilaian Verifikasi Lapangan Kota Sehat 2023

Trotoar.id, Makassar — Kota Makassar telah memasuki tahap penilaian verifikasi lapangan penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) 2023.

Kunjungan verifikasi lapangan ini merupakan salah satu tahapan untuk dijadikan acuan penerimaan penghargaan kota sehat.

Secara langsung Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muh. Anshar, menyambut kehadiran Tim verifikasi di Rujab Wali Kota Makassar yang diketuai oleh Dirjen Pembangunan Daerah, Kemendagri, Hadrian Marta, Jumat (22/9/2023).

Muh. Anshar menyampaikan ungkapan terimakasihnya atas kehadiran tim verifikasi lapangan KKS 2023. Pihaknya sangat semangat karena kabupaten atau kota sehat sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota Makassar.

“Kita merasa terhormat karena terpilih menjadi salah satu kota yang masuk tahapan verifikasi lapangan kota sehat. Semoga menjadi awal yang baik dan kami bersemangat menemani tim penilai ini,” ucap Anshar.

Kata Anshar, ada 12 lokasi kunjungan yang disambangi langsung tim verifikasi lapangan pada hari pertama.

“Jadi kunjungannya ini selama dua hari. Hari ini dan besok sabtu. Hari pertama ada 12 lokus. Hari kedua juga kurang lebih segitu. Ini lokasi yang sudah kami tentukan,” ucapnya.

Sementara, Ketua FKS Makassar, DR. Dr. Noer Bachry Noor mengatakan KKS ditekankan pada pemberdayaan masyarakat.

Ia mengatakan pemberian penghargaan KKS diikuti oleh 173 Kabupaten atau Kota dari 27 Provinsi.

“Nah, yang dilakukan verifikasi lapangan hanya 32 Kabupaten atau Kota.Salah satunya Kota Makassar,” jelas Noer.

Karenanya, jauh sebelumnya ia mempersiapkan secara matang secara keseluruhan yang akan menjadi penilaian tim verifikasi lapangan.

Ia memaparkan penilaian dari tiga tingkatan penghargaan KKS yakni Swasti Saba Padapa (pemantapan), Swasti Saba Wiwerda (pembinaan), dan Swasti Saba Wistara (pengembangan) disamaratakan menjadi sembilan tatanan yang wajib dilakukan penilaian.

Selanjutnya, Tim Verifikasi mengunjungi lokasi khusus yang dibagi dalam sembilan tatanan selama dua hari. Adapun lokasi tersebut meliputi tatanan sehat, Tatanan Pasar, Tatanan Perindustrian, Tatanan Transportasi, Tatanan Pemukiman, Tatanan desa/kelurahan sehat, Tatanan Pendidikan, Tatanan Pariwisata, Tatanan Kebencanaan.

“Hari ini lokasi pertama kita kunjungi SDN PAI, lanjut ke IPAL Losari, lalu ke kawasan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, kita juga kunjungi sekretariat pokja kesehatan, posyandu asoka, Posbindu, posko tanggap bencana, masjid Raodah,” ucapnya.

Tak hanya itu, tim juga mengunjungi langsung pasar Panakkukang, pembuatan markisa aurora dan bank sampah Panakkukang.

Pada dasarnya, kata Noer, keberhasilan verifikasi lapangan ini bisa berhasil dikarenakan adanya dukungan visi misi pemerintah, swasta, masyarakat, serta komitmen penuh lintas sektor untuk memenuhi setiap indikator pada setiap tatanan di sektor masing-masing.

“Kita berharap semua berjalan dengan baik. Dukungan kita semuanya membawa kota Makassar menjadi juara umum kota sehat nantinya,” harap Noer.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 Juni 2026 23:13
Makassar Kembali Buka Penerimaan Calon Pekerja Migran Jepang
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kabar baik bagi calon pekerja migran dan peserta magang asal Sulawesi Selatan. Mulai 15 Juni 2026, Kota Makassar resmi menjad...
Metro17 Juni 2026 23:10
Gubernur Sulsel Respon Pelaksanaan Sensus Ekonomi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menjadi responden dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan Bad...
Metro17 Juni 2026 23:07
Wagub Sulsel Dukung Vestifal Adat Budaya Nusantara
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyatakan dukungannya terhadap rencana penyelenggaraan Festival Adat Buday...
Daerah17 Juni 2026 22:35
Bupati Sidrap Kawal Ketat Program OPD
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengawal ketat pelaksanaan program dan kinerja organisasi perangkat daera...