Sidrap, TROTOAR.ID — Hamparan kebun kopi hijau di Dusun III Matajeng, Desa Tana Toro, Kecamatan Pitu Riase, menjadi gambaran geliat pengembangan sektor perkebunan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Di lokasi tersebut, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif melakukan kunjungan sekaligus memanen kopi robusta bersama petani, Ahad (14/6/2026).
Panen berlangsung di kebun milik Bahar, anggota Kelompok Tani Sipammasemase.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Biciptapera Abdul Rasyid, Kepala Dinas Pemdes PPA Andi Surya Praja Hadiningrat, Kepala Dinas PMPTSP Andi Nirwan Ranggong, Kapolsek Pitu Riase Ipda Zakaria, Danposramil Pelda Rusdi, Camat Pitu Riase Andi Mukti Ali, serta para kepala desa.
Di tengah sejuknya kawasan pegunungan Tana Toro, Syaharuddin tampak berbaur dengan petani memetik buah kopi yang telah matang.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap upaya petani dalam mengembangkan komoditas kopi robusta yang kini mulai menunjukkan hasil positif.
Kebun kopi milik Kelompok Tani Sipammasemase diketahui mulai berproduksi sejak 2024.
Di atas lahan seluas sekitar dua hektare, sebanyak 4.000 pohon kopi robusta telah ditanam dan menghasilkan panen yang terus meningkat, dengan total produksi mencapai puluhan ton.
Proses panen dilakukan secara rutin setiap pekan mengikuti tingkat kematangan buah, sehingga kualitas hasil tetap terjaga.
Dalam kesempatan itu, Syaharuddin Alrif menyampaikan optimisme terhadap masa depan komoditas kopi di wilayah Tana Toro.
Ia menilai kondisi geografis kawasan tersebut sangat mendukung untuk pengembangan perkebunan kopi dalam skala lebih luas.
“Tana Toro memiliki potensi besar untuk menjadi sentra kopi di Kabupaten Sidrap. Lahan yang tersedia masih luas dan sangat cocok untuk pengembangan tanaman kopi. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian desa,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan melalui berbagai program pemberdayaan dan pengembangan sektor perkebunan guna meningkatkan produksi kopi di Sidrap.
Keberhasilan Bahar bersama Kelompok Tani Sipammasemase dinilai dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan secara produktif.
Dengan pengelolaan yang baik serta dukungan berkelanjutan, Tana Toro diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu sentra produksi kopi unggulan yang membanggakan Kabupaten Sidrap.

Komentar