Pemerintah Tidak Bisa Bekerja Sendiri, Wagub Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Suriadi
Suriadi

Senin, 22 Juni 2020 17:41

Pemerintah Tidak Bisa Bekerja Sendiri, Wagub  Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

TROTOAR.ID, MAKASSAR, – Angka pasien positif Covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami peningkatan. Hingga 19 Juni 2020 telah mencapai 3.573 pasien positif.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan, data epidemologi menunjukkan terjadinya peningkatan positif Covid-19. Pemprov Sulsel tengah berupaya menekan angka penyebaran Covid-19, dibarengi ekonomi yang tetap berjalan. Salah satunya, dengan massif melakukan contact tracking, serta sosialisasi mengedukasi masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan.

“Banyak positif Covid-19 namun tidak menunjukkan gejala atau termasuk Orang Tanpa Gejala (OTG),” ujarnya.

Informasi yang diperoleh dari Tim Tenaga Kesehatan Disaster Covid-19, kata dia, ketika suatu penyakit mewabah di suatu wilayah, maka secara teoritis ada yang menyebutkan bahwa sampai 15 persen dari penduduk itu terinfeksi.

“Kita terus tracking, rapid tes massal. Lebih baik ketahuan (OTG), daripada bersembunyi. Lebih baik kita tahu, supaya ada upaya pemulihan dengan pengobatan,” pungkasnya.

Melihat kondisi saat ini, masih ada masyarakat yang menolak rapid tes massal, menurut Andi Sudirman, disebabkan banyaknya isu yang tidak benar. Makanya, tim siap turun ke masyarakat untuk edukasi dan sosialisasi massif.

Dirinya berharap, bisa tetap mempertahankan ekonomi, namun di sisi lain harus tetap menekan angka penyebaran. Salah satunya di Kota Makassar, yang menjadi daerah episentrum penyebaran Covid-19. Setelah berkoordinasi dengan Gubernur Sulsel dan Pj Walikota Makassar, maka disepakati untuk mempertegas protokol kesehatan.

Apalagi, setelah pemberlakuan PSBB dua kali di Kota Makassar, membuat ekonomi menurun. “Melarang orang keluar total itu impossible, dan berdampak pada ekonomi masyarakat. Jadi kita harus tegas,” pungkasnya.

“Kita memperketat protokol kesehatan. Salah satunya penggunaan masker, karena benteng pertahanan terakhir dan kemudian yang paling aman bagi setiap individu dan keluarganya,” tuturnya.

Meski dalam penegasan protokol kesehatan ini, kata dia, perlu dibarengi tindakan preventif yang harus dilakukan dengan humanis. “Ingatkan jika keluar (rumah) adalah penting dan pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan,” lanjutnya.

Wagub Sulsel mengajak masyarakat untuk ikut mendukung Pemerintah dengan sadar protokol kesehatan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa rakyat.

“Selalu ikuti protap kesehatan. Gunakan masker, rajin cuci tangan, selalu jaga jarak,” pesannya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Uncategorized19 Oktober 2026 03:14
Pesan Ketua DPRD Sulsel di Usia ke-357: Perkuat Ekonomi, Wujudkan Swasembada Pangan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Memasuki usia ke-357 tahun, Provinsi Sulawesi Selatan diharapkan semakin maju dengan fondasi ekonomi yang kuat, swasembada pa...
Parlemen18 Oktober 2026 21:47
HUT ke-357 Sulsel, Supriadi Arif Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan bukan sekadar momentum untuk mengenang perjalanan panjang sejarah daera...
Parlemen18 Oktober 2026 21:42
HUT ke-357 Sulsel, Rahman Pina Menaruh Harapan Besar: Saatnya Jadi Lumbung Ekonomi Indonesia Timur
MAKASSAR, Trotoar.id — Tiga abad lebih telah dilalui Sulawesi Selatan dalam perjalanan sejarahnya. Selama 357 tahun, daerah ini tumbuh menjadi salah...
Olahraga18 Oktober 2026 17:33
IAS Dorong Gardu Domino Hadir hingga Pelosok Pinrang, PORDI Diminta Rangkul UMKM
PINRANG, Trotoar.id — Ketua Pengurus Provinsi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pengprov PORDI) Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS),...