Poros Pemuda Indonesia Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 07 Oktober 2019 20:29

Poros Pemuda Indonesia Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan

Trotoar.id,Makassar – Menelisik kelompok radikal kiri dan radikal kanan yang menunggangi aksi anarkisme tolak RUU KUHP dan RUU KPK membuat Poros Pemuda Indonesia Sulawesi Selatan menggelar dialog kebangsaan di Warkop Cappo Alauddin Makassar, Senin (7/10/2019).

Hadir sebagai pembicara, Pengamat Politik dan Kebangsaan Dr. Arkam Azikin mengungkapkan kondisi aksi mahasiswa yang terjadi akhir-akhir ini dimakassar ada kejadian tak terduga dan diluar konteks gerakan mahasiswa, dimana ini justru di susupi dengan dua gerakan yang anti pancasila diantaranya kelompok Radikal Kiri dan Kelompok Radikal Kanan.

Arqam Azikin menilai bahwa minimnya sosialisasi pancasila dan pemahaman pancasila sangat muda gerakan anti pancasila masuk kampus dan mendoktrin mahasiswa dikampus.

“Beberapa laporan yang masuk jika ada kelompok ANARKO yang sudah rutin melakukan pengkaderan didalam kampus dan inilah yang menyusup kedalam gerakan mahasiswa dan berbuat kekacauan secara nasional termasuk dimakassar dan sudah ada bibitnya, ini yang harus dicermati,”ungkap Dr. Arkam Azikin Dosen Fisip UNISMUH Makassar.

Dipihak yang sama dengan idioligi yang berbeda juga terdapat ormas lain yang telah eksis 30 tahun namun telah dibubarkan Pemerintah melalui Perpu 02 tahun 2017 juga tampil terdepan menunggangi aksi anarkisme tersebut.

Akademisi Unhas DR. Sakka Pati juga mengingatkan bahwa jangan terjebak dalam politik identitas, yang dimana dapat merusak generasi kedepan.

“Jangan sampai aktivis dimakassar terjebak dalam politik identitas dan tidak disadari oleh adik adik, ini sangat berbahaya bisa merusak dan mencederai gerakan mahasiswa hari ini, “harapnya.

Kabid humas Polda Sulsel, Dicky Sondani dihadapan para aktivis mahasiswa memperkuat adanya gerakan radikalisme kiri dan radikalisme kanan dibalik anarkisme saat Aksi mahasiswa dimakassar.

“Dengan pakaian preman mereka menyusup ketengah aksi bahkan juga aksi sendiri tapi memakai penutup muka,ini lah yang berbuat onar dimana mana dan polisi sudah punya bukti video dan data valid lainya keterlibatan ANARKO dalam keributan dimakassar, “paparnya.

Disamping itu, Akademisi lainya yang hadir juga mengecam kejadian dimakassar, ini sangat jauh dari pola gerakan mahasiswa dan kami yakin pelakunya bukan mahasiswa tapi dibalik itu ada gerakan radikal yang memanfaatkan dan merusak gerakan mahasiswa.

Dalam diskusi ini, turut hadir Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Diky Sondani, Dr.Arqam Azikin, Dr.Abdul Wahid, Dr Sakka Pati dan Pakar Hukum Dr.Ahmad Nur.

 Komentar

Berita Terbaru
Uncategorized19 Oktober 2026 03:14
Pesan Ketua DPRD Sulsel di Usia ke-357: Perkuat Ekonomi, Wujudkan Swasembada Pangan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Memasuki usia ke-357 tahun, Provinsi Sulawesi Selatan diharapkan semakin maju dengan fondasi ekonomi yang kuat, swasembada pa...
Parlemen18 Oktober 2026 21:47
HUT ke-357 Sulsel, Supriadi Arif Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan bukan sekadar momentum untuk mengenang perjalanan panjang sejarah daera...
Parlemen18 Oktober 2026 21:42
HUT ke-357 Sulsel, Rahman Pina Menaruh Harapan Besar: Saatnya Jadi Lumbung Ekonomi Indonesia Timur
MAKASSAR, Trotoar.id — Tiga abad lebih telah dilalui Sulawesi Selatan dalam perjalanan sejarahnya. Selama 357 tahun, daerah ini tumbuh menjadi salah...
Olahraga18 Oktober 2026 17:33
IAS Dorong Gardu Domino Hadir hingga Pelosok Pinrang, PORDI Diminta Rangkul UMKM
PINRANG, Trotoar.id — Ketua Pengurus Provinsi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pengprov PORDI) Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS),...