Pemda Luwu Utara

Program READSI Diharap Berperan Dalam Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Luwu Utara

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 01 April 2023 20:21

Program READSI Diharap Berperan Dalam Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Luwu Utara

Trotoar.id, Luwu Utara — Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Luwu Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling Up Initiative (READSI) Tingkat Kabupaten Luwu Utara, Jumat (31/3/2023, di Aula Dinas Kesehatan.

Rakor dibuka Kepala Dinas Pertanian (Kadistan), Ir. H. Rusydi Rasydi, M.Si. Dalam sambutannya Rusydi mengatakan bahwa Program READSI di Kabupaten Luwu Utara kini telah memasuki tahun kelima. Dan salah satu peran penting READSI adalah upaya pengentasan kemiskinan.

“Dinas Pertanian melalui Tim DPMO dibantu Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Fasilitator Desa telah mengambil peran dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Luwu Utara. Salah satunya dengan intervensi melalui pelaksanaan program READSI,” kata Rusydi.

Rusydi Rasyid juga menyebutkan bahwa tahun ini ada beberapa kegiatan READSI yang akan direalisasikan, seperti pelatihan-pelatihan, sekolah lapang, pengadaan alat mesin pertanian (alsintan) yang sempat tertunda serta rehabilitasi dua BPP di wilayah program READSI.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan di 126 kelompok tani (poktan) dengan jumlah anggota 3.150 orang, yang tersebar di 18 desa dan 8 kecamatan.

“Kegiagtan ini nantinya fokus terhadap pemberdayaan poktan, dengan harapan poktan ini bisa menjadi lembaga petani yang maju dan mandiri,” jelas dia.

Masih Rusydi, keseluruhan kegiatan yang dimaksud itu adalah untuk membantu petani dalam kegiatan usaha taninya, dengan harapan dapat mengentaskan kemiskinan melalui peningkatan produksi pertanian, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani itu sendiri.

Disebutkannya, pada 2021 telah dibangun sebanyak 18 unit infrastruktur sederhana yang tersebar di 18 desa pelaksana Program READSI.

“Pengadaan alsintan dilaksanakan sejak 2021 sampai 2022, dengan jumlah pengadaan 1.908 unit untuk 122 poktan di 18 desa pelaksana program READSI yang tersebar di 8 Kecamatan,” ungkapnya.

Alsintan yang dimaksud antara lain adalah berupa hand tracktor, cultivator, alkon, lori-lori, handsprayer, mist blower serta peralatan-peralatan lainnya yang bertujuan untuk menunjang usaha kelompok tani dan kelompok wanita tani di Kabupaten Luwu Utara.

Adapun narasumber yang hadir di antaranya adalah Kepala Bappelitbangda Luwu Utara, Alauddin Sukri, dengan judul materi

“Kolaborasi dalam Upaya Percepatan Penanganan Keluarga Miskin Ekstrem”. Ada juga Mahatba Amal Alba dengan materi “Menciptakan Jiwa Wirausaha di Era Digital pada Wilayah Program READSI”. (Dw)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 Juni 2026 23:13
Makassar Kembali Buka Penerimaan Calon Pekerja Migran Jepang
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kabar baik bagi calon pekerja migran dan peserta magang asal Sulawesi Selatan. Mulai 15 Juni 2026, Kota Makassar resmi menjad...
Metro17 Juni 2026 23:10
Gubernur Sulsel Respon Pelaksanaan Sensus Ekonomi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menjadi responden dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan Bad...
Metro17 Juni 2026 23:07
Wagub Sulsel Dukung Vestifal Adat Budaya Nusantara
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyatakan dukungannya terhadap rencana penyelenggaraan Festival Adat Buday...
Daerah17 Juni 2026 22:35
Bupati Sidrap Kawal Ketat Program OPD
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengawal ketat pelaksanaan program dan kinerja organisasi perangkat daera...