Viral! Dokter Adiany Adil: Kita Terburu-buru Menyebut Virus Corona Penyakit, Padahal belum Ada Rujukannya

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 03 September 2021 14:15

Sebuah ilustrasi bagaimana virus menginfeksi tubuh manusia. (INT/CNN)
Sebuah ilustrasi bagaimana virus menginfeksi tubuh manusia. (INT/CNN)

MAKASSAR – Sudah kurang lebih 2 tahun dunia dihantui dengan serangan sesuatu yang tak kasat mata hingga merenggut nyawa manusia. Bagi sebagian besar orang kesehatan menyebut ini virus.

Yang belakangan dideteksi dengan nama Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Tetapi apa jadinya jika seorang dokter sendiri yang membantah hal tersebut.

Seperti yang baru-baru ini heboh di Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, di mana ada seorang dokter bernama Adiany Adil yang menyebut bahwa pasien COVID itu sebetulnya tidak ada.

Dokter yang berstatus Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Enrekang, itu telah mengeluarkan pernyataan dan diposting di media sosialnya, pada Rabu 25 Agustus 2021.

Ia bahkan menyebut kalau belum ada teori yang menyatakan  bahwa COVID-19 adalah diagnosis.

“Sejak dahulu hingga detik ini para dokter termasuk saya tidak pernah tegakkan diagnosis Covid-19,” bebernya dikutip dari SuaraSulsel id, Jumat (3/9).

“Bahwa dalam teori dan praktek kedokteran. tidak pernah ada diagnosis Covid-19. Dan olehnya itu, pasien Covid-19 itu tidak pernah ada,” kata Adiany Adil.

Meski begitu, kata Adiany Adil, dirinya juga tetap percaya bahwa memang ada virus. 

Karenanya, lanjut dia, virus sudah ada sejak dahulu kala dan menjadi teman manusia. 

Bahkan keberadaan virus memberi manfaat bagi manusia. Mengurangi kolonisasi bakteri.

“Kita terburu-buru menyebut virus corona penyakit. Padahal belum ada rujukannya,” tegasnya. Adiany Adil.

Dia mengaku, karena banyak dokter yang mendiagnosa Covid-19. 

Sehingga diagnosa yang umum dilakukan seperti ISPA ditinggalkan. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 Juni 2026 23:13
Makassar Kembali Buka Penerimaan Calon Pekerja Migran Jepang
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kabar baik bagi calon pekerja migran dan peserta magang asal Sulawesi Selatan. Mulai 15 Juni 2026, Kota Makassar resmi menjad...
Metro17 Juni 2026 23:10
Gubernur Sulsel Respon Pelaksanaan Sensus Ekonomi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menjadi responden dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan Bad...
Metro17 Juni 2026 23:07
Wagub Sulsel Dukung Vestifal Adat Budaya Nusantara
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyatakan dukungannya terhadap rencana penyelenggaraan Festival Adat Buday...
Daerah17 Juni 2026 22:35
Bupati Sidrap Kawal Ketat Program OPD
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengawal ketat pelaksanaan program dan kinerja organisasi perangkat daera...